Home / NASIONAL

Senin, 28 Desember 2020 - 15:50 WIB

1.194 Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2020

Kantor Bawaslu RI. Ist

Kantor Bawaslu RI. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat ada 1.194 dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) selama proses dan tahapan Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan data tersebut adalah dokumen pengaduan yang dilaporkan kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) hingga 19 Desember 2020.

“Dari 1.194 rekomendasi Bawaslu yang dilaporkan ke KASN terdapat 1.645 ASN yang terlibat,” jelas Abhan dalam keterangannya, Minggu (27/12).

Menurut Abhan, jumlah rekomendasi dugaan pelanggaran yang dikeluarkan Bawaslu selama Pilkada 2020 lebih banyak dibandingkan pada Pilkada sebelumnya.

Kendati demikian, Abhan tidak merinci secara detil jumlah rekomendasi dugaan pelanggaran ASN pada Pilkada sebelumnya.

Dalam data yang dibagikan Abhan juga disebutkan jika, proses di KASN hingga 19 Desember juga ada 1.305 ASN yang dilaporkan ke KASN.

Dari jumlah tersebut, 66,8 persen atau 872 ASN yang melanggar dan mendapat rekomendasi KASN dan 635 ASN yang ditindaklanjuti oleh PPK dan mendapat sanksi.

(baw)

Share :

Baca Juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/Suara

NASIONAL

Polda Metro Jaya Tak Berikan Izin Unjuk Rasa Buruh 6-8 Oktober
Ilustrasi prostitusi. Foto/iStock

NASIONAL

Terungkap, Artis Inisial ST dan MA yang Diduga Terlibat Prostitusi

NASIONAL

Kemendes-KPK Kerjasama Berantas Korupsi di Desa
Ilustrasi kendaraan bermuatan barang. Foto/Antara/Dedhez Anggara

NASIONAL

Angkutan Muatan Barang Dilarang Lintasi Jalan Tol
Gedung KPK. Foto: Ist

NASIONAL

KPK Serahkan Aset Senilai Rp36 Miliar Ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang
Rizieq Shihab. Foto/AFP/Bay Ismoyo

NASIONAL

Sebulan Rizieq Kembali ke Tanah Air Berujung di Tahanan
Presiden Joko Widodo alias Jokowi mendapat suntikan kedua vaksin Covid-19 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini, Rabu (27/1). Foto/Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden

NASIONAL

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Corona Dosis Kedua
Aksi demo tolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Foto/Kompas

NASIONAL

Tolak Omnibus Law, Buruh-Mahasiswa Siap Kepung Istana Besok