Home / NASIONAL

Jumat, 26 Maret 2021 - 11:11 WIB

1 dari 3 Terlapor Kasus Penembakan Laskar FPI Meninggal

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

JAKARTA, BERITANUSA.id – Satu dari tiga anggota Polda Metro Jaya yang menjadi terlapor dalam kasus unlawful killing terhadap empat laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek meninggal dunia karena kecelakaan.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Iya (satu terlapor meninggal),” kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (25/3).

Meskipun demikian, Argo tidak menerangkan secara rinci: siapa, kapan, dan dimana anggota polisi itu kecelakaan hingga mengakibatkan meninggal dunia. Kepolisian sendiri sejauh ini memang belum menyebutkan identitas tiga polisi terlapor unlawful killing berdasarkan hasil investigasi Komnas HAM tersebut.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto juga mengatakan hal yang sama. Ia meminta agar informasi lengkap terkait hal itu ditanyakan ke penyidik Bareskrim atau pihak Polda Metro Jaya.

“Silahkan dikonfirmasi kepada penyidik atau PMJ ya,” kata Agus.

Penanganan perkara ini diketahui dilakukan usai Komnas HAM memberikan rekomendasi yang hasil dari investigasi yang dilakukan. Bareskrim sendiri telah menaikkan status kasus itu ke tahap penyidikan pascagelar perkara yang digelar dua pekan lalu, 10 Maret 2021.

“Dari hasil gelar perkara hari ini, status dinaikkan menjadi penyidikan yang disangkakan terhadap 3 anggota Polri,” kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono di wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/3).

Berdasarkan investigasi Komnas HAM atas insiden bentrok yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, diketahui empat Laskar FPI masih hidup sebelum polisi membawanya ke dalam mobil. Sementara, dua laskar yang lain telah meninggal saat bentrok hingga baku tembak pecah yang terjadi pada 7 Desember 2020 itu.

Polisi diduga menembak mati Laskar FPI yang tersisa lantaran diklaim melawan petugas. Atas hal itu, tiga anggota dari Polda Metro Jaya berstatus sebagai terlapor.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik mendalami pasal pembunuhan dalam perkara itu.

“(Dasar penyelidikan) Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 338 (KUHP). Tentang pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan mati,” kata dia beberapa waktu lalu.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi penjara. Ist

NASIONAL

Polisi Ringkus Mucikari Artis ST dan MA
Presiden Joko Widodo membuka Inovasi Indonesia Expo 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 10 November 2020. Foto/BPMI

NASIONAL

Jokowi Lantik 9 Komisioner Ombudsman RI 2021-2026 di Istana
Ilustrasi belajar online. Foto/Detik

NASIONAL

Pendaftaran Akhir Kuota Gratis Kemendikbud Sebelum 22 Oktober
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Puan Maharani Minta Pemerintah Gandeng Kelompok Buruh Bahas UU Cipta Kerja
Michael Yukinobu Defretes. Foto/Istimewa

NASIONAL

Usai Diperiksa Selama 11 Jam, MYD: Saya Minta Maaf dan Menyesal
Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

NASIONAL

Polri Beberkan Alasan Tembak Mati Anggota Laskar FPI
Ilustrasi pelaksanaan PSBB. Foto/Ayo Bogor

NASIONAL

Operasi Lilin, Polri Gelar Penegakan Prokes Skala Besar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Komjen Listyo Sigit Prabowo Putra Terbaik Bhayangkara