Home / NUSANTARA

Jumat, 28 Agustus 2020 - 17:13 WIB

1,3 Juta Siswa SMA Sederajat Dapat Kuota 10 GB

Kepala Dindik Jatim Wahid Wahyudi. Foto/Ist

Kepala Dindik Jatim Wahid Wahyudi. Foto/Ist

SURABAYA, BERITANUSA.id – Pembelajaran jarak jauh lewat daring dikeluhkan para orang tua dan peserta didik. Sebab, biaya pulsa atau paket data membengkak. Karena itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur akan memberikan bantuan kuota internet gratis untuk 1,3 juta siswa SMA, SMK, dan SLB baik negeri maupun swasta di Jawa Timur mulai awal September.

Kepastian itu didapat setelah dispendik menjalin kerja sama dengan salah satu provider. ”Jatim akan dijadikan pilot project dengan besaran kuota 10 gigabyte (GB). Kuota 10 GB itu untuk satu siswa,” ujar Kepala Dindik Jatim Wahid Wahyudi.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Jatim ini menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi jika 10 GB tersebut masih dianggap kurang. Berdasar hitungan dari dispendik, sebenarnya siswa membutuhkan data hingga 23 GB, sedangkan guru bisa sampai 40 GB.

”Artinya, sekolah bisa menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) jika ada penambahan pembiayaan kuota internet,” kata Wahid.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dispendik Jatim Alfian Majdie menyampaikan, rincian siswa yang mendapat kuota internet gratis sebanyak 1.339.921 dari 3.789 lembaga SMA/SMK dan SLB negeri maupun swasta. Selain siswa, sebanyak 96.122 guru dan tenaga kependidikan juga mendapatkan kuota internet gratis.

“Yang dapat seluruh siswa SMA/SMK dan SLB negeri dan swasta se-Jatim. Per 24 Agustus kemarin Bu Gubernur (Khofifah) sudah tanda tangan kerja sama dengan salah satu provider. Tinggal dibagi saja,” katanya.

Alfian menambahkan, secara teknis pembagian kuota internet gratis akan dikoordinasikan oleh 38 tim dari provider dengan cabang dinas (cabdin) pendidikan Jatim di kabupaten/kota.

Petugas IT akan menyebar untuk menemui cabdin di masing-masing wilayah. Mereka akan minta data sekolah, siswa, dan guru. “Misalnya, di SMKN 1 Surabaya, berapa jumlah siswa dan gurunya. Data ini digunakan untuk distribusi paket kuota internet,” jelasnya.

Kuota internet untuk portal belajar selama pendemi memang cukup besar. Mulai dari aplikasi Zoom, Google Classroom, Quiper, Microsoft-Think, dan aplikasi Rumah Belajar dari Kemendikbud. (jpg)

Sumber: Jawa Pos

Share :

Baca Juga

Kawasan Food Estate di Kalimantan Tengah. Foto/Antara

NUSANTARA

Realisasi Kawasan Food Estate di Kapuas Capai 18 Ribu Hektar
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Foto/Ist

EKONOMI

Khofifah Tetapkan UMP Jatim Naik Rp100 Ribu
Pupuk organik dari kotoran kelinci. Foto/Ist

NUSANTARA

Olah Kotoran Kelinci Jadi Pupuk Organik
Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Batalyon Infanteri 3 Marinir melaksanakan latihan Mountenering di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Selasa (13/10). Foto/TNI

NUSANTARA

Asah Kemampuan, Regu Pandu Tempur Yonif 3 Marinir Latihan Mountenering
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. Foto/Ist

NUSANTARA

Penerapan PSBRT Kota Bandung Tergantung Kondisi Wilayah
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa

NUSANTARA

Pemdes Didorong Terapkan Digitalisasi Monografi Indonesia
Polres Bintan. Foto/ist

NUSANTARA

Polres Bintan Siap Amankan Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati
Peresmian Tirtoadi Smart Village. Foto/Ist

NUSANTARA

Berdayakan UMKM, Sleman Luncurkan Tirtoadi Smart Village