Home / NASIONAL

Kamis, 11 Februari 2021 - 18:34 WIB

215 Negara Rebutan Vaksin, RI Dapat Komitmen 426 Juta Dosis

Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo menyebut Indonesia berebut vaksin Covid-19 dengan 215 negara lainnya. Menurutnya, proses mendapatkan stok vaksin saat ini tak mudah.

Jokowi mengatakan hanya beberapa perusahaan di dunia yang mampu memproduksi vaksin Covid-19. Namun, ratusan negara mengincar barang yang sama guna menuntaskan pandemi.

“Pemerintah pusat sedang berusaha keras untuk memperoleh tambahan vaksin dari berbagi sumber. Vaksin ini produsennya tidak banyak, tapi direbutkan oleh 215 negara, rebutan semuanya,” kata Jokowi saat membuka Peresmian Pembukaan Munas Apeksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/2).

Meski begitu, Jokowi memastikan posisi Indonesia aman. Sebab Indonesia sudah mendapat komitmen 426 juta dosis vaksin sejak Agustus 2020.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkata hanya 45 negara yang beruntung sudah bisa memulai vaksinasi. Salah satu di antaranya adalah Indonesia.

“Yang lain merebutkan mendapatkan vaksin. Kita sudah mendapatkan komitmen 426 juta, alhamdulillah,” ujar Jokowi.

Jokowi meminta pemerintah daerah memanfaatkan kondisi ini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para kepala daerah untuk memastikan kesiapan petugas dan fasilitas vaksinasi.

“Kumpulkan misalnya di GOR, kumpulkan di balai kota dengan jumlah yang banyak, sehingga harian ini kita bisa melakukan suntikan vaksin dalam jumlah yang banyak. Sehingga, segera tercapai herd immunity,” ujarnya.

Progam itu ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Pemerintah menyatakan memerlukan 426 juta dosis vaksin. Namun hingga kini, baru 3 juta dosis vaksin yang telah didistribusikan ke daerah. Sementara 12 juta dosis lainnya masih dalam tahap produksi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia telah memastikan 600 juta dosis vaksin dari perusahaan internasional. Sebagian di antaranya adalah opsi cadangan karena Indonesia akan mendapat vaksin gratis dari Gavi.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Kawasan Puncak Bogor. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Kawasan Puncak Bogor Akan Ditutup Jika Lebihi Kapasitas
Arus kendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek. Foto/MI

NASIONAL

Rest Area Km 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup
Ilustrasi pilkada 2020. Foto: Istimewa

NASIONAL

Kasus Covid-19 Tembus Setengah Juta, Pilkada Tetap Lanjut
Bea Cukai memusnahkan barang-barang ilegal secara serentak di tujuh kantor pengawasan di wilayah Jawa Barat. Foto/Ist

NASIONAL

Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Lebih dari Rp5 Miliar
Ilustrasi - Seorang relawan mencoba pelindung wajah (Face Shield) disela-sela pembuatan alat tersebut, di Jakarta, Senin (6/4). Foto/ANTARA

NASIONAL

Jumlah Relawan Bakal Bertambah Alasan Insentif Nakes Dipangkas
Ilustrasi Omnibus Law. Foto/Ist

NASIONAL

Baleg Bentuk Tim Perumus Pasal-Pasal Krusial RUU Ciptaker
Foto: Istimewa

NASIONAL

Perpres Nomor 82 Tahun 2020 untuk Pastikan Keseimbangan Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi
Ilustrasi Gunung Sinabung yang mengalami erupsi. Foto/AFP

NASIONAL

Sinabung Erupsi, Status Siaga