Home / NASIONAL

Kamis, 25 Februari 2021 - 13:45 WIB

3 Orang Tewas Ditembak di Kafe Cengkareng

Ilustrasi pistol. Foto/Pixabay

Ilustrasi pistol. Foto/Pixabay

JAKARTA, BERITANUSA.id – Tiga orang tewas usai ditembak di sebuah kafe di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2) hari ini.

Informasi penembakan ini dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

“Benar terjadi kasus penembakan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia,”kata Ady saat dikonfirmasi, Kamis (25/2).

Ady belum menjelaskan lebih rinci ihwal peristiwa penembakan tersebut. Ia hanya menyebut saat ini sedang dilakukan penyelidikan untuk mengusut peristiwa tersebut.

“Sementara sedang olah TKP dan pendalaman. Rilis lengkap di Polda dan kasus ditangani Polda,”ucap Ady.

Informasi soal peristiwa penembakan ini turut beredar di media sosial. Salah satunya, diunggah akun Instagram @cetul.22.

“Terjadi penembakan di Cengkareng, Jakbar. Korban meninggal dunia 3 org. Satu org anggota TNI AD,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Belum ada keterangan resmi dari TNI tentang kabar anggotanya yang turut menjadi korban dalam insiden penembakan di Cengkareng.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Polda Metro Jaya gelar operasi yustisi di wilayah DKI Jakarta. Foto/Tempo

NASIONAL

Total Denda saat Operasi Yustisi Capai Rp3,27 M
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

Menteri Edhy Terjaring OTT KPK, Dugaan Korupsi Ekspor Benur
Bom granat ditemukan di Duren Sawit. Foto/Istimewa

NASIONAL

Bom Granat Ditemukan di Duren Sawit
Vaksin sionvac dinilai Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) terbuat dari bahan yang aman untuk manusia. Foto/Antara

NASIONAL

BREAKING NEWS: BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinovac
Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

440 Ribu Tenaga Kesehatan Siap Vaksinasi Covid
Demo buruh tolak Omnibus Law. Foto/Detikcom

NASIONAL

Omnibus Law Cipta Kerja Terus Mendapat Penolakan

NASIONAL

Presiden Jokowi Berencana Bantu Rp600 Ribu ke Setiap Pegawai Selama Enam Bulan
Joko S Tjandra (oranye). Foto/MI

NASIONAL

Kasus Suap red Notice, Djoko Tjandra Dituntut 4 Tahun Penjara