Home / NASIONAL

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:05 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat Luar Biasa 32 Personel

Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto/Ist

Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kapolri Jenderal Idham Azis memberi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada 32 anggota Polri yang berhasil menangkap buron terduga teroris di Lampung. Mereka menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam surat telegram nomor STR/29/I/KEP./2021. Surat ini ditandatangani 19 Januari 2021 oleh Karobinkar AS SDM Polri Brigjen Bariza Sulfi atas nama Kapolri.

“Iya betul (kenaikan pangkat kepada anggota Polri yang tangkap buron teroris di Lampung),” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Selasa (19/1).

Adapun 32 anggota yang diberi KPLB terdiri dari 3 anggota berpangkat komisaris polisi (kompol), 13 anggota berpangkat ajun komisaris polisi (AKP), 4 anggota berpangkat inspektur satu (iptu), dan 12 anggota berpangkat inspektur dua (ipda)

Berikut daftar lengkap penerima KPLB dari Kapolri:

Dari Kompol menjadi AKBP,
1. Kompol Erdhy Gian Gara
2. Kompol Fachrul Sugiarto
3. Kompol I Made Wisnu Wardhana

Dari AKP ke Kompol,
4. Agus Subiantoro
5. Ahmad Asad
6. Albert Arisandy
7. Daniel
8. Deni Ramadani
9. John Phillips Rumadas
10. Nanang Sudrajat
11. Parwoto
12. Setiawan
13. Sularto
14. Teguh Prakosa
15. Wahyono
16. Zakharia Christhy Siringoringo

Dari Iptu menjadi AKP,
17. Aris Gunawan
18. Jaka Parjana
19. Suhardini
20. Tatan Hadiansyah

Dari Ipda menjadi Iptu,
21. Andry Rudiyanto
22. Astri Wulandari Sabdin
23. Dewa Gede Suhastra Wedayana
24. Eddy Sofyan
25. Hari Budhy Kupniawan
26. Hastuti Damayanti
27. Reza Permana Putra
28. Yusuf Nurul Fajri
29. Titis Handoyo
30. Tri Hadi Wibowo
31. Wahyu Aryo Sulistyo
32. Zaenuri

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap 23 terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung. Dari pukuhan terduga teroris itu, dua orang merupakan DPO atas nama Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnaen alias Arif Sunarso alias Daud.

Upik Lawanga adalah salah satu anggota JI yang mendalangi sejumlah penyerangan bom di beberapa tempat, seperti bom Tentena, bom Gor Poso, bom Pasar sentral, dan rangkaian tindakan teror lainnya pada 2004-2006.

Sedangkan Zukarnaen merupakan DPO Polri dalam kasus teror Bom Bali 1 yang terjadi pada 2002. Zulkarnaen merupakan pimpinan askary Markaziah Jamaah Islamiyah.

(heq/pol)

Share :

Baca Juga

Sejumlah buruh mengikuti aksi long march di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

NASIONAL

Tolak Omnibus Law, Buruh Gelar Aksi Serentak Nasional 2 November
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/Antara

NASIONAL

PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang hingga 8 Februari
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 25 November 2020. Foto/ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

NASIONAL

Edhy Prabowo Disebut Pernah Terima Uang Hasil Ekspor Benur
Irjen Nana Sudjana. Foto/Ist

NASIONAL

Kapolda Metro Dicopot Belum Setahun Menjabat, FPI: Bukan Wilayah Kami
Ilustrasi--kotak amal. Foto/IstIlustrasi--kotak amal. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi: Jamaah Islamiyah Cari Uang Lewat Kotak Amal
Ibadah umrah dan haji. Foto/Saudi Express

NASIONAL

Tiga Skenario Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021
Rapat paripurna DPR RI. Foto/Ist

NASIONAL

Komisi I DPR Batal Kunker ke Qatar
Ilustrasi tes usap atau swab test antigen. Foto/Antara

NASIONAL

Update Corona 19 Februari: Tambah 10.614, Positif 1.263.299