Home / NASIONAL

Senin, 11 Januari 2021 - 12:02 WIB

5 Aturan PSBB Ketat DKI Jakarta

Pengunjung mengenakan masker mengunjungi Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Foto/MI

Pengunjung mengenakan masker mengunjungi Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menyikapi jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat, Gubernur DKI Anies Baswedan kembali menarik rem darurat dengan mengimplemetasikan PSBB ketat. PSBB ini dilaksanakan dalam kurun waktu 11-25 Januari 2021.

Anies menyampaikan kebijakan itu dalam video yang diunggah di akun Youtube Pemprov DKI Jakarta. Dalam pembuka, Anies menyebut langsung kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Komite Penanganan Covid-19 Airlangga Hartanto.

“Pada Rabu, 6 Januari 2021, Menko Perekonomian, yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Bapak Airlangga Hartanto mengumumkan pengendalian mobilitas di beberapa kota di Jawa dan Bali, termasuk Jakarta,” ucap Anies dalam keterangan resminya, Sabtu (9/1).

Anies menjelaskan saat ini DKI Jakarta sedang berada di titik kasus aktif tertinggi, yakni di angka 17.383. Kasus aktif adalah jumlah orang yang saat ini berstatus positif Covid-19 dan belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun di dalam isolasi mandiri.

Kemudian, Anies menetapkan pengetatan PSBB dilakukan di Jakarta pada 11 sampai 25 Januari 2020. Aturan ini dia tuangkan dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan, Jangka Waktu, dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Ini sejumlah aturan PSBB ketat yang diberlakukan:

1. Work from home

Sektor perkantoran atau tempat kerja dibatasi 75 persen work from home (WFH). Sisanya sebanyak 25 persen, lanjut Anies, bisa bekerja di kantor atau work from office (WFO).

“Ini prinsip-prinsip utamanya. Tempat kerja akan melakukan pembatasan 75 persen itu bekerja di rumah,” kata Anies dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di Youtube, Sabtu (9/1).

“Lalu yang kedua belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh,” ujar Anies.

2. Sekolah Daring

Pemprov DKI belum memberlakukan kebijakan sekolah tatap muka. Kegiatan belajar mengajar selama PSBB ini masih dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh.

3. Transportasi

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan sejumlah jam operasional angkutan umum. Untuk TransJakarta, angkutan umum reguler dan MRT waktu operasionalnya dari pukul 05.00-20.00 WIB.

“Jam operasional angkutan umum, TransJakarta 05.00 WIB, angkutan umum regular 05.00-20.00 WIB, MRT 05.00-20.00 WIB,” ujar Syafrin saat dihubungi, Sabtu (9/1).

Share :

Baca Juga

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

NASIONAL

Mendes Optimis Perekonomian Bangkit dari Desa
Suasana misa malam Natal di Gereja Katedral Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Panduan Ibadah Natal Saat Pandemi Covid-19
Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

Kasus E-KTP, KPK Periksa Mantan Dirut PNRI
Kantor KPK KPK di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

KPK Juga Tetapkan 6 Tersangka Lain Selain Edhy Prabowo
PT Transjakarta melipatgandakan frekuensi pencucian armada bus dengan menggunakan desinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan. Foto/MI/Pius Erlangga

NASIONAL

Imbas Demo Buruh dan Massa Rizieq Shihab, Transjakarta Ubah Rute
Psikiater Dadang Hawari. Foto/Ist

NASIONAL

Psikiater Dadang Hawari Meninggal Dunia di RSCM
Program jalan nasional. Ist

NASIONAL

PUPR Harus Segera Tuntaskan Program Jalan Nasional
Kemenpan-RB memberikan penghargaan predikat pelayanan prima untuk 12 Polres di Indonesia. Foto/Istimewa

NASIONAL

12 Polres Terima Penghargaan dari Kemenpan RB