Home / KESEHATAN

Selasa, 5 Januari 2021 - 12:15 WIB

5 Gejala Strain Baru Covid Wajib Segera Ditangani

Ilustrasi sulit bernapas. Foto/Freepik

Ilustrasi sulit bernapas. Foto/Freepik

JAKARTA, BERITANUSA.id – Strain baru Covid-19 memang tidak lebih berbahaya daripada sebelumnya, namun secara signifikan lebih mudah menular. Untuk melindungi mereka yang paling berisiko, penting untuk mengetahui gejala peringatan Covid-19 dengan mengisolasi diri.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menerbitkan lima gejala peringatan darurat Covid-19. Jika seseorang menunjukkan salah satu dari gejala ini, CDC mendesak mereka untuk segera mencari perawatan medis darurat.

Adapun gejala daruratnya seperti kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada, kebingungan baru, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga dan bibir atau wajah kebiruan.

“Daftar ini tidak semuanya merupakan gejala yang mungkin. Hubungi penyedia medis Anda untuk gejala lain yang parah atau mengkhawatirkan Anda,” demikian saran CDC seperti dilansir laman Express, Selasa (5/1).

Sementara, National Health Service (NHS) menyebut gejala utama Covid-19 di antaranya suhu tinggi, yang mana merasa panas saat disentuh di dada atau punggung. Batuk baru terus-menerus dengan durasi lebih dari satu jam, atau tiga episode batuk dalam 24 jam.

Gejala utama lainnya adalah kehilangan atau perubahan pada indera penciuman atau perasa. Di mana Anda tidak dapat mencium atau merasakan apa pun, atau hal-hal yang berbau atau rasa berbeda dari biasanya.

“Kebanyakan orang dengan virus corona memiliki setidaknya satu dari gejala ini,” ungkap NHS.

Kendati begitu, penelitian belum sepenuhnya menetapkan sifat mutasi strain baru tetapi data awal menunjukkan strain ini jauh lebih dapat ditularkan daripada mutasi sebelumnya.

Varian ini 56 persen lebih dapat ditularkan daripada jenis lainnya, menurut sebuah studi baru oleh Pusat Pemodelan Matematika Penyakit Menular di London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Studi itu memprediksi strain baru ini kemungkinan akan menyebabkan tingkat rawat inap dan kematian yang lebih tinggi tahun depan. Menurut Public Health England (PHE), cara pengendalian sama yakni menerapkan 3M.

“Saat ini kami tidak memiliki bukti bahwa strain tersebut lebih mungkin menyebabkan penyakit parah atau kematian, tetapi kami melanjutkan penyelidikan untuk memahami hal ini dengan lebih baik,” tulis pernyataan PHE.

(heq)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi berat badan. Foto/Istimewa

KESEHATAN

Cara Mudah Jaga Berat Badan di Usia 40 Tahun
Ilustrasi olahraga. Ist

KESEHATAN

Begini Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
dr Reisa Broto Asmoro. Foto/Setpres

KESEHATAN

Satu Kali Suntik Vaksin Covid Tak Bisa Kebal 100 Persen
Ilustrasi mata lelah. Foto/Istimewa

KESEHATAN

Buah & Sayur yang Bisa Pulihkan Kesehatan Mata
Ilustrasi menggunakan masker. Foto/Ist

KESEHATAN

Hindari Masker Kotor Karena Bisa Iritasi Kulit Wajah
Sejumlah model memperagakan prosesi pernikahan gaya Surakarta saat simulasi resepsi pernikahan di era Adaptasi Kebiasaan Baru. Foto/Antara

KESEHATAN

Tips Aman Gelar Pernikahan di Gedung Kala Pandemi
Peralatan dapur berbahan stainless. Foto/Ist

KESEHATAN

Waspada, Benda dan Tempat Ini Bisa Jadi Media Penyebaran Corona
Warga tidak menggunakan masker saat berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Inspeksi BKT. Foto/Antara

KESEHATAN

Anak Muda Rentan Terpapar Virus Corona