Home / NASIONAL

Rabu, 20 Januari 2021 - 15:10 WIB

8 Komitmen Komjen Listyo Sigit Bila Jadi Kapolri

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR, Rabu (20/1). Foto/DPR RI

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR, Rabu (20/1). Foto/DPR RI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Komjen Listyo Sigit Prabowo kurang lebih 1 jam menyampaikan pemaparan ihwal strategi dan kebijakannya bila dipercaya dan diberikan amanat menjadi Kapolri, saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (20/1).

Pada akhir pemaparan, Sigit pun menyampaikan delapan komitmennya bila dipercaya menjadi Kapolri. “Izinkan saya menyampaikan delapan komitmen apabila saya diberikan amanat menjadi Kapolri,” kata Sigit.

Adapun 8 komitmen Sigit ialah pertama, menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi).

Kedua, menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional. Ketiga, menjaga soliditas internal.

Keempat, meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI Polri, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum lain dan kementerian/lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.

Kelima, mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreativitas yang mendorong kemajuan Indonesia. Keenam, menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

Ketujuh, mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif dan problem solving.

Kedelapan, setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinekaan.

Sebelumnya di tengah pemaparannya, Sigit menegaskan akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan para Kapolri seperti Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Tito Karnavian, serta yang akan digantikannya, Jenderal Idham Azis.

“Kepemimpinan Kapolri di institusi Kepolisian Republik Indonesia 2021-2024 akan meneruskan dan mengembangkan kembali berbagai pencapaian kinerja dan kebijakan yang telah berjalan dalam kepemimpinan sebelumnya,” kata Sigit.

Ia menjelaskan deskripsi kepemimpinan Polri dalam tiga generasi sebelumnya. Yakni, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti dengan pemantapan soliditas dan profesionalisme guna melengkapi kekurangan pencapaian program kinerja Kapolri sebelumnya.

Lalu, Jenderal (Purn) Tito Karnavian dengan optimalisasi aksi dengan berfokus pada upaya meningkatkan kinerja, memperbaiki kultur, dan melakukan manajemen media guna mencapai final outcome berupa Polri yang dipercaya.

Kemudian, Jenderal Idham Azis dengan penguatan Polri yang Promoter menuju Indonesia maju. “Oleh karena itu apabila kami diberikan amanat, kami akan tindaklanjuti dengan program kami, transformasi menuju Polri yang presisi,” kata Sigit.

Transformasi organisasi, operasional, pelayanan publik dan bidang pengawasan itu nantinya akan melahirkan 16 program prioritas.

(jpn)

Share :

Baca Juga

Sejumlah pekerja melintasi trotoar kawasan Sudirman, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Aturan PPKM Mikro, WFH 50 Persen Pegawai Kantor
Prosesi serah terima jabatan Kapolda Banten dari Irjen Pol Fiandar kepada Irjen Rudy Heriyanto. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolri Lantik Irjen Rudy Heriyanto Jadi Kapolda Banten
Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Meski Tak Terima SMS, Semua Nakes Tetap Suntik Vaksin
Ilustrasi pemungutan suara di Pilkada. Foto/MI

NASIONAL

KPU Tetapkan Pilkada Serentak 2020 Jadi Hari Libur Nasional
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Kementerian Keuangan

NASIONAL

Cair 17 Agustus, Ini Syarat UMKM Dapat Bantuan Rp2,4 Juta
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto/Ist

NASIONAL

Satgas Covid-19 Sebut Vaksin Didistribusikan Awal 2022
Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Foto/Antara

NASIONAL

Rizieq Shihab Dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lansia. Foto/Antara

NASIONAL

Sebaran Lokasi Tambahan Vaksinasi Khusus Lansia di DKI