Home / EKONOMI / GLOBAL

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:32 WIB

Akibat Pandemi Virus Corona, Singapura Masuk Resesi

Ekonomi Singapura masuk dalam resesi pada kuartal terakhir seiring dengan terpukulnya bisnis dan belanja ritel akibat perpanjangan karantina wilayah alias lockdown. (Foto: MSN)

Ekonomi Singapura masuk dalam resesi pada kuartal terakhir seiring dengan terpukulnya bisnis dan belanja ritel akibat perpanjangan karantina wilayah alias lockdown. (Foto: MSN)

JAKARTA, BERITANUSA.id – Ekonomi Singapura masuk dalam resesi pada kuartal terakhir seiring dengan terpukulnya bisnis dan belanja ritel akibat perpanjangan karantina wilayah alias lockdown.

Pertumbuhan ekonomi di negara-kota itu menciut 41,2 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yang merupakan kontraksi terbesar Singapura selama ini.

Sejumlah pejabat memprediksi resesi ini bakal menjadi resesi terburuk Singapura sejak merdeka dari Malaysia, pada 1965 lampau.

Angka-angka terkini mengungkap tingkat keparahan melesunya ekonomi akibat pandemi virus corona yang dihadapi dunia.

Data resmi menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Singapura pada kuartal kedua 2020 menciut 12,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai salah satu negara pertama yang merilis data pertumbuhan pada masa ketika banyak negara memberlakukan karantina wilayah, angka-angka dari Singapura menampilkan gambaran bagaimana pandemi bisa mempengaruhi ekonomi di seluruh dunia.

Angka-angka yang lebih buruk dari perkiraan semula ini mengikuti tren penurunan PDB yang pada kuartal pertama lalu menyusut 2,2 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya, dan menurun 10,6 persen dibanding kuartal sebelumnya.

Penurunan ini juga mengindikasikan pandemi mungkin berdampak lebih dahsyat terhadap ekonomi Singapura ketimbang negara-negara Asia lainnya.

Melorotnya perdagangan global telah menimpa sektor manufaktur Singapura yang bergantung pada ekspor, sementara aktivitas industri konstruksi mandek dan para peritel menyaksikan jatuhnya taraf penjualan dalam laju ekstra cepat.

Data Singapura ini menambah tekanan pada Partai Aksi Rakyat, yang pekan lalu mengalami performa paling lemah dalam pemilihan umum sejak 55 tahun silam.

Pemerintah sudah berikrar untuk menggelontorkan stimulus sebesar 67 miliar dolar Amerika, yang setara dengan 20 persen PDB Singapura, guna mendukung dunia usaha dan rumah tangga.

Singapura mulai mengendurkan lockdown, atau yang dikenal dengan Circuit Breaker, pada 1 Juni.

Negara ini memasuki fase dua pembukaan kembali ekonomi pada 19 Juni, yang memungkinkan sebagian besar toko dan restoran mulai membuka lagi bisnis mereka walau aturan pembatasan sosial masih berlaku. (bbc)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi daftar Kartu Prakerja. Foto/Ist

EKONOMI

46 Persen Peserta Prakerja Dapat Kerja Lagi
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/Ist

GLOBAL

Desakan Erdogan Agar Armenia Segera Tarik Pasukan
Ilustrasi perdagangan. Foto/Ist

EKONOMI

BI Catat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus
Pekerja sedang mengangkat kedelai saat memproduksi tahu. Foto/Antara/Arif Firmansyah

GLOBAL

RI untuk Pertama Kali Punya Pabrik Tempe di China
Walikota Seoul Park Won Soon. (Foto: Newzandar News)

GLOBAL

Setelah Dilaporkan Hilang, Walikota Seoul Ditemukan Meninggal Dunia
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

EKONOMI

Pemprov DKI Ikuti Pusat Soal Tak Naikkan Upah Minimum 2021
Pemerintah terus mendorong pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Bidang Perumahan melalui penyaluran padat karya bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah guna mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) pada masa pandemi Covid-19 ini. Foto/Kemen-PUPR

EKONOMI

Program Padat Karya Tunai BSPS Dukung PEN
Ilustrasi subsidi gaji. Foto/Ist

EKONOMI

BLT UMKM Tahap II Dibuka, Begini Syarat Daftarnya