Home / TOPAD

Kamis, 18 Februari 2021 - 09:25 WIB

Andai Manusia Taat ke Ajaran Sang Pencipta

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

BERITANUSA.id – Tuhan cipta manusia, lengkap dengan tempat, sumber kehidupan dan aturannya, tercatat di kitab suci kita masing-masing. Aturan atau ajarannya sifatnya abadi dan kekal adanya, tidak akan pernah usang.

Manusia cipta aturan-aturan, bertambah, berubah sesuai zaman, artinya usang, tidak abadi dan kekal. Semakin banyak, disesuaikan, dirubah, diganti, berlapis dan menumpuk dan menambah lembaga-lembaga yang mengawalnya, apakah membuat manusia semakin tertib sesuai harapan? Kita nilai sendiri.

Bukti yang paling dekat, disuruh taat aturan jaga jarak, Covid-19, sudah banyak aturan dibuat, hasilnya sudah bagaimana? Lihat ini sudah masuk tahun kedua, sudah seperti apa hasilnya?

Tuhan cipta aturan gratis, tidak berbayar, abadi, tidak usang. Lihat besarnya anggaran terkucur untuk buat aturan-aturan itu, luar biasa.

Artinya, apakah tidak sia-sia jika manusia masih fokus terus ciptakan aturan-aturan baru, lembaga-lembaga baru dan lain sebagainya. Terus sampai kapan ada hasilnya? Tidak ada yang bisa menjamin.

Bagaimana bisa berharap lebih dengan aturan-aturan yang berlapis dan menumpuk tersebut, sedangkan aturan Tuhan yang lebih tinggi dari itu, sudah bagaimana? Kita nilai sendiri saja.

Padahal, tanpa itu semua, jika semua umat taat ke ajaran Tuhannya, manusia akan hidup aman, sejahtera, adil, makmur dan sentosa. Pasti dan ada jaminan dari Tuhan.

Di Al Kitab, seperti ini bunyinya:
Hidup di dalam Tuhan, bukan mengandalkan orang lain dan lahiriah kita (hikmat, akal budi, kebijaksanaan, kepintaran, kekuasaan, kekuatan, kekayaan, dll).
Kolose 2:6.

Untuk saudara pemeluk agama lain pasti ada, coba cari sendiri.

Salam Topad.

Share :

Baca Juga

TOPAD

Jangan Jatuhkan Kebesaran Bangso Batak Hanya Karena Masalah Kecil
Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa/Radhea Heqamudisa

TOPAD

Menata Kehidupan, Pasca Vaksin Covid-19
Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S (Topad). Foto/Beritanusa

TOPAD

Uang Tidak Mengenal Saudara
Parluhutan (Topad),Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

TOPAD

Menanti Vaksin Covid-19
Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com). 

TOPAD

Apakah Covid-19, Murka Tuhan Allah?
Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Mengulang Sejarah, Polri Dekat dan Dicintai Rakyat
Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Tuhan Tak Bebani Manusia Kecuali Dengan Kesanggupannya

TOPAD

Ubah Strategi Maps Minerba Negara Dapat Raup US$ 1 Triliun