Home / NASIONAL

Rabu, 30 September 2020 - 12:25 WIB

Anies Baswedan: Tiga Kunci Atasi Banjir Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ist

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Musim penghujan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk DKI Jakarta, segera tiba. Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku memiliki tiga kata kunci terkait penanganan banjir di Ibu kota.

“Saya berhadap dalam kesempatan ini ada tiga kata kunci yang saya pegang bersama-sama, satu siaga, dua tanggap, tiga galang,” kata Anies saat memberikan sambutan dalam Apel Kesiapan dalam Rangka Tanggap Bencana Banjir di Polda Metro Jaya, Rabu (30/9).

Anies menuturkan, siaga berarti seluruh jajaran harus terus memantau bila terjadi hujan lebat di kawasan hulu. Kemudian tanggap berarti jika terjadi genangan di wilayah Jakarta, maka seluruh pihak harus segera melakukan respon cepat.

Lalu galang, kata Anies, yakni seluruh unsur kekuatan harus bekerja sama untuk melakukan penanggulangan banjir dan dampaknya ke masyarakat.

“Ketika berhadapan banjir tidak mungkin dihadapkan sendirian, tidak mungkin hanya unsur polisi, TNI, pemprov, tapi tiga unsur ini bekerja bersama untuk menggalang seluruh kekuatan masyarakat bahu membahu ketika menghadapi ancaman banjir,” tuturnya.

Anies berharap agar Pemprov DKI, Polri hingga TNI terus melakukan koordinasi untuk siap menghadapi banjir di wilayah Jakarta. Baik itu banjir yang berasal dari wilayah hulu, banjir lokal, maupun banjir rob.

“Saya harap skenario itu dipakai dalam dasar bertindak ketika ternyata terjadi banjir, ini semua ikhtiar kita karena banjir tidak bisa diprediksi dengan super akurat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyiapkan lokasi pengungsian akibat banjir dua kali lipat dari biasanya. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan dan penyebaran virus corona (Covid-19) di tempat pengungsian.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf mengatakan tempat pengungsian berpotensi menjadi pusat penyebaran penyakit. Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta berencana menyiapkan lokasi pengungsian lebih banyak dari biasanya.

“Penanganan musibah banjir perlu siasat berbeda, karena di tempat pengungsian sangat berpotensi terjadi penyebaran penyakit, sehingga protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 juga akan diterapkan di tempat pengungsian,” kata Insaf saat dikonfirmasi, Selasa (29/9).

(cnn/dki)

Share :

Baca Juga

Rizieq Shihab. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

Sempat Mangkir, Polisi Kembali Panggil Rizieq Hari Ini
Menko PMK Muhadjir Effendy. Foto/MI

NASIONAL

Rapat Evaluasi Cuti Bersama 2021 Digelar Pekan Depan
Petugas kargo pesawat menurunkan satu koli vaksin covid-19 Sinovac tahap I di Bandara El Tari Kupang, Kota Kupang, NTT Selasa (5/1). Foto/ANTARA FOTO

NASIONAL

130 Ribu Vaksin AstraZeneca Disiapkan untuk Prajurit TNI
Gedung Kejagung RI kebakran. Foto/Ist

NASIONAL

Polri Gelar Perkara Kebakaran Kejagung Hari Ini
Logo Asian Games 2019. (Foto: Ist)

NASIONAL

Polisi Tetapkan Tersangka Penipuan Pencucian Uang Proyek Venue Asian Games 2018
Peserta mengikuti UTBK-SMBTN di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Pondok Labu, Jakarta, Senin (6/7). Foto/MI

NASIONAL

LTMPT Beri Waktu Sampai 15 Januari Urus Kendala Data
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto/Ist

NASIONAL

Kemenhub Siap Maksimalkan Jaringan Transportasi di Kalteng
Ilustrasi bentrok. Foto/AP Photo/Achmad Ibrahim

NASIONAL

Bentrok Polisi-Pendukung Rizieq: 6 Orang Tewas, 4 Kabur