Home / NASIONAL

Senin, 11 Januari 2021 - 10:09 WIB

Anies Juga Terapkan Lagi PSBB Ketat Mulai Hari Ini

Spanduk sosialisasi cegah virus korona di Jakarta. Foto/MI/Bary Fathahilah

Spanduk sosialisasi cegah virus korona di Jakarta. Foto/MI/Bary Fathahilah

JAKARTA, BERITANUSA.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat, mulai 11-25 Jakarta. Anies menegaskan PSBB akan terus diperpanjang jika kasus Covid-19 di Jakarta belum terkendali.

“Kita lakukan (PSBB ketat) selama dua pekan ke depan. Kalau berhasil, maka kita tidak harus memperpanjang. Tapi bila tidak, kita terpaksa harus memperpanjang supaya benar-benar tuntas,” jelas Anies dalam konferensi pers di Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (9/1).

Dia berharap kebijakan ini dapat betul-betul menurunkan angka kasus positif Covid-19 di Jakarta. Terlebih, beberapa bulan ke depan tidak ada libur panjang.

“Kita berkeinginan jangan nanti berulang seperti sebelumnya baru sampai separuh belum tuntas sudah kembali naik lagi. Kita inginnya turun terus serendah-rendahnya,” katanya.

Anies meyakini kasus virus corona dapat ditekan apabila masyarakat melakukan kegiatan di rumah, membatasi aktivitas di luar, dan pemerintah meningkatkan testing, tracing (pelacakan), treatment (perawatan). Pasalnya, dibutuhkan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah untuk menuntaskan pandemi Covid-19.

“Mari kita bekerjasama untuk bisa mengosongkan rumah sakit di Jakarta dari kasus positif Covid-19,” ucapnya.

Berikut hal-hal yang dibatasi selama PSBB Ketat Jakarta 11-25 Januari:

1. Tempat kerja melakukan 75 persen bekerja dari rumah atau Work From Home.

2. Proses belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh.

3. Sektor esensial bisa berjalan 100 persen dengan protokol kesehatan ketat. Sektor esensial itu mulai dari, kesehatan, keuangan, hingga perbankan.

4. Sektor konstruksi bisa berjalan 100 persen dengan prokes ketat.

5. Pusat perbelanjaan kita lanjutkan beroperasi sampai pukul 19.00.

6. Restoran hanya boleh menerima dine-in sampai pukul 19.00 dengan kapasitas 25 persen. Namun, boleh take away 24 jam atau sesuai jam operasional

7. Tempat ibadah tetap diberi batasan kapasitas 50 persen.

8. Fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya sementara ini dihentikan.

9. Fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100 persen engan protokol kesehatan.

10. Transportasi umum seperti selama ini berjalan, yaitu dengan pembatasan kapasitas. Jam operasional kendaraan umum hingga pukul 20.00 WIB.

(lip/mer)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi hotel isolasi ,mandiri. Foto/Ist

NASIONAL

120 Hotel Isolasi Mandiri Disiapkan untuk Pasien Tanpa Gejala
Abu Bakar Baasyir (tengah). Foto/Antara

NASIONAL

Abu Bakar Baasyir Bebas Murni 8 Januari
Pengasuh Ponpes Darul Quran Cipondoh, Tangerang, Yusuf Mansyur. Foto/Antara

NASIONAL

Ustaz Yusuf Mansur Positif Covid-19
Ilustrasi sekolah. Foto/Ist

NASIONAL

33 Guru MAN 22 Jakarta Positif Covid Usai dari Yogyakarta
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima suntik vaksin Covid-19 di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta, 17 Februari 2021. Foto/dok Setwapres RI

NASIONAL

Aturan Vaksin Covid Mandiri Siap Pekan Depan
Ilustrasi kegiatan selama PSBB Transisi di Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Sederet Aturan PPKM Jawa-Bali
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/MI

NASIONAL

Kementerian BUMN Dapat Tugas Suntik 172 Juta Vaksin Covid
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Resmikan Bendungan Tapin, Singgung Banjir Kalsel