Home / NASIONAL

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:31 WIB

Asesmen Bukan Sekedar Pengganti Ujian Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto/Ist

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Dua bulan menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membuat gebrakan. Salah satunya soal penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) buat peserta didik.

Selama ini, UN diselenggarakan untuk mengukur keberhasilan siswa. Hasil UN dijadikan ukuran untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

“UN kerap membuat guru, siswa, dan orang tua stres,” kata Nadiem pertengahan Desember tahun lalu.

Sebagai gantinya, pemerintah akan menyelenggarakan asesmen nasional mulai 2021. Asesmen dilakukan dengan tujuan untuk mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

“Asesmen Nasional tidak sekadar pengganti UN, tapi juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan,” kata Nadiem dalam Webinar Koordinasi Asesmen Nasional di Jakarta, Selasa (6/10).

Ada perubahan yang sangat mendasar dalam asesmen itu. Asesmen tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, namun mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Hasil asesmen itu nantinya akan digunakan untuk perbaikan mutu pendidikan Indonesia. Ada tiga bagian yang akan dilakukan yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

AKM dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. Kedua aspek kompetensi minimum ini, menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan.

Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi kemampuan menganalisis suatu bacaan, dan memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan kompetensi numerasi bukan kemampuan menghitung, tapi kemampuan mengaplikasikan konsep hitungan dalam suatu konteks yang abstrak atau yang nyata.

Penilaian dalam asesmen akan mengacu pada tolok ukur yang termuat dalam Programme for International Student Assessment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS).

Soal-soal dalam asesmen nantinya akan melahirkan daya analisa berdasarkan suatu informasi, bukan membuat siswa menghapal.

“Kita bekerja sama dengan organisasi yang membuat PISA, yaitu OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) yang semuanya mengasesmen murni kompetensi bernalar,” ujarnya.

Sementara survei karakter dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial-emosional. Survei karakter ini juga dimaksudkan untuk mengetahui data secara nasional mengenai penerapan asas-asas Pancasila oleh siswa Indonesia.

Selama ini, kata Nadiem, secara nasional data pendidikan yang dimiliki hanya berupa data kognitif. Sementara pihaknya belum memiliki data apakah asas-asas Pancasila benar-benar dirasakan oleh siswa di Indonesia atau tidak.

“Kita akan mengadakan survei, misalnya bagaimana implementasi gotong royong, apakah kebahagiaan anak di sekolah sudah mapan. Apakah masih ada bullying?” ujarnya

Sementara aspek ketiga, survei lingkungan belajar dilakukan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Karena tidak mengukur nilai per mata pelajaran, asesmen ini tidak memerlukan persiapan khusus seperti bimbingan belajar.

“Hasil asesmen nasional tidak ada konsekuensinya buat sekolah, hanya pemetaan agar tahu kondisi sebenarnya,” kata Nadiem.

Anggota Badan Standar Nasional Pendididikan (BSNP), Doni Koesoema menyebut asesmen nasional ini menjadi salah satu alternatif transformasi pendidikan. Dengan adanya asesmen ini diharapkan kualitas pembelajaran, pengajaran, dan lingkungan belajar di satuan pendidikan meningkat.

(dik/bud)

Share :

Baca Juga

Tim SAR gabungan menemukan beberapa puing yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Polri Terima 62 Laporan Orang Hilang dan 308 Kantong Jenazah
Seorang wartawan memfoto ruko pasar muamalah yang disegel polisi, di Tanah Baru, Depok, Jawa Barat. Foto. Antara

NASIONAL

Pemilik Pasar Muamalah Zaim Saidi Ajukan Penangguhan
Kantor KPK KPK di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Istri Edhy Prabowo Disebut Terima Uang Korupsi Lobster
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

KPK Perika 5 Saksi Terkait Korupsi Bansos Covid
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, Kamis (7/1). Foto/Antara/Andreas Fitri Atmoko

NASIONAL

Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 25 November 2020. Foto/ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

NASIONAL

KPK Geledah Rumah Edhy Prabowo, Temukan 8 Sepeda dan Uang Rp4 Miliar
Sejumlah kamera cctv terpasang di perempatan Jalan Gunung Sahari, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Penegakan Hukum dengan e-TLE Efektif Tekan Pelanggar Lalin
Presiden Joko Widodo. Foto/Ist

NASIONAL

Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada 2020 Digelar Sesuai Jadwal