Home / NASIONAL

Rabu, 23 Desember 2020 - 17:08 WIB

Aturan Perjalanan di Masa Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Tol Jakarta-Cikampek. Foto/Ist

Tol Jakarta-Cikampek. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan perjalanan di masa libur Natal dan Tahun Baru. Kemenhub bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk memastikan pelaksanaan aturan protokol kesehatan dan syarat tes kesehatan atas Covid-19.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyebutkan terdapat empat Surat Edaran (SE).

Yakni SE tentang Juklak Perjalanan Orang untuk transportasi darat (SE Dirjen Perhubungan Darat No. 20 Tahun 2020), laut (SE Dirjen Perhubungan Laut No. 21 Tahun 2020), udara (SE Dirjen Perhubungan Udara No. 22 Tahun 2020), dan perkeretaapian (SE Dirjen Perkeretaapian No. 23 Tahun 2020).

“Surat Edaran yang kami terbitkan merujuk pada SE #SatgasCovid19 Nomor 3 tahun 2020, yang bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang di masa libur Natal dan tahun baru,” jelasnya di Jakarta, seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet pada Senin (21/12).

Masa berlaku SE ini untuk transportasi laut, udara, dan perkeretaapian adalah mulai 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 sementara untuk transportasi darat berlaku mulai 19 Desember hingga 8 Januari 2021.

Perjalanan orang yang dimaksud dalam aturan ini adalah pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lainnya berdasarkan batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota maupun lintas negara menggunakan moda transportasi pribadi maupun umum, pelaku perjalanan penerbangan perintis, transportasi laut ke pulau kecil, dan dukungan distribusi logistik esensial dikecualikan.

Beberapa poin penting dalam aturan ini antara lain:

1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Mulai dari keberangkatan, selama perjalanan, sampai dengan kedatangan.

2. Pelaku perjalanan ke Pulau Bali yang menggunakan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan yang menggunakan transportasi darat atau laut, pribadi maupun umum, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan.

3. Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi/kabupaten/kota) diatur hal-hal sebagai berikut:

– pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

– untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat baik pribadi maupun umum, dihimbau menggunakan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan. Pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi umum maupun pribadi, terkecuali bagi moda transportasi kereta api.

– dalam keadaan tertentu terkait ketentuan Satuan Tugas Daerah dapat melakukan tes acak (random test) rapid test antigen maupun RT-PCR jika diperlukan.

4. Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

5. Perjalanan rutin di Pulau Jawa dengan moda transportasi laut yang bertujuan melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan (Jabodetabek) tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

6. Selain perjalanan ke Pulau Bali, dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, rapid test antibodi masih boleh digunakan dan berlaku selama 14 hari.

7. Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Daerah dan unsur TNI Polri melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan di lapangan.

“Kami meminta kepada seluruh operator transportasi agar memenuhi semua ketentuan dan memberikan sosialisasi yang memadai kepada seluruh anggota masyarakat. Demikian juga kepada para calon penumpang, diminta untuk dapat mengikuti ketentuan dan selalu menjalankan protokol kesehatan 3M: menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan,” ujar Adita.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

NASIONAL

Tolak Vaksin di DKI Terancam Tak Dapat Bansos dan Denda Rp5 Juta
Penyerapan gabah/beras petani dilakukan langsung Perum Bulog, di Pandeglang, Banten, Selasa (28/7) dipimpin oleh Dirut Perum Bulog Budi Waseso bersama sejumlah direksi dan didampingi Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kapolres AKBP Sofwan Hermanto dan Dandim Letkol Inf. Denny Juwon Pranata.

NASIONAL

Bulog Lakukan Penyerapan Beras Petani
Siswa melaksanakan simulasi UNBK Foto/Antara

NASIONAL

UN 2021 Ditiadakan, Siswa Lulus Ditentukan Rapor
Ilustrasi banjir rob di DKI Jakarta. Foto/Media Indonesia

NASIONAL

Banjir Rob Rendam 14 RT di Jakarta Utara
Dengan metode PCR swab, petugas mengambil sampel lendir dari dalam hidung seorang warga di Jepang, untuk mendeteksi virus korona. Foto/AFP

NASIONAL

Proyek Pengadaan PCR, Oknum Dinkes Sultra Disuap Rp432 Juta
Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab. Foto/Antara/Muhammad Iqbal

NASIONAL

Usai Acara Kerumunan, Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Gubernur Diminta Kerja Keras Tangani Pandemi Covid-19
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Foto/Antara

NASIONAL

Pemerintah Berharap DPR Setujui Komjen Listyo Jadi Kapolri