Home / NASIONAL

Kamis, 8 Oktober 2020 - 15:46 WIB

Baleg DPR Klaim Draf UU Ciptaker yang Beredar Bukan Naskah Asli

Gedung DPR RI tengah dilakukan penyemprotan disenfektan. Foto/Suara

Gedung DPR RI tengah dilakukan penyemprotan disenfektan. Foto/Suara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi memastikan Draf Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang tersebar di masyarakat hingga menimbulkan gelombang protes bukan naskah asli undang-undang tersebut. Apalagi kata Awiek, versi yang menyebar di masyarakat berbeda-beda. Hal inilah yang menyebabkan gelombang protes di masyarakat.

“Bukan. Apalagi versinya beda-beda itu,” kata pria yang kerap disapa Awiek, Kamis (8/10).

Terkait keberadaan naskah asli draf Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja sendiri, Awiek meminta agar hal tersebut dipertanyakan kepada pimpinan DPR. “Cek ke pimpinan,” kata dia.

Awiek juga menjawab perihal draf undang-undang yang tak dibagikan kepada peserta rapat saat sidang Paripurna berlangsung pada Senin (5/10) lalu. Kata dia, jika mengikuti tata tertib sidang, draf undang-undang memang tak wajib diberikan.

“Kan tidak harus dibagikan sesuai tatib DPR,” kata dia.

Meski begitu, Awiek tak merespons saat ditanya terkait kemungkinan tak semua anggota DPR yang hadir dalam rapat paham dan mengerti isi Undang-undang Cipta Kerja ini.

Hal sama juga diungkap oleh Anggota Baleg dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo. Dia menyebut naskah Undang-undang Cipta Kerja sendiri saat ini memang sedang dirapikan. Sehingga naskah yang tersebar di masyarakat bukan naskah asli undang-undang tersebut.

“Sampai hari ini kita sedang rapikan (kita baca dengan teliti) kembali, naskahnya jangan sampai ada salah typo dan sebagainya, nanti hasil itu akan segera dikirim ke Presiden untuk ditanda tangani jadi UU dan sudah bisa dibagikan ke masyarakat,” kata dia.

(cnn/idn)

Share :

Baca Juga

Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

14 Tahanan KPK Positif Covid-19
Menteri Kesehatan Terawan. Foto/Ist

NASIONAL

Menkes: Pemerintah Pastikan Layanan dan Sistem Kesehatan Tetap Berjalan
Ilustrasi vaksin corona. Foto/AFP

NASIONAL

Update Corona 28 Januari: Tambah 13.695, Positif 1.037.993
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik sembilan orang anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/8). Foto/Ist

NASIONAL

Presiden Lantik Sembilan Anggota Kompolnas
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto/AFP

NASIONAL

Cara Dapatkan Vaksinasi Covid dari Pemerintah
Demo mahasiswa tolak omnibus law UU Cipta Kerja. Foto/JPNN

NASIONAL

Stafsus Milenial Jokowi Ajak Mahasiswa ke Istana Bahas Ciptaker
Pemerintah akan memberikan biaya ganti rugi atau kompensasi bagi penerima vaksin corona atau covid-19 yang mengalami efek samping atau kejadian ikutan pasca-vaksinasi, cacat ataupun meninggal dunia. Foto/Antara

NASIONAL

Sertifikat Vaksin Akan Jadi Pengganti Aturan Swab dan PCR
Ilustrasi koperasi.

NASIONAL

Tiga Fase Program Pemulihan Koperasi dan UMKM di Tengah Pandemi