Home / NUSANTARA

Kamis, 14 Januari 2021 - 14:20 WIB

Banjir Landa Kalsel, Ketinggian Capai 3 Meter

Banjir masih menjadi ancaman besar di wilayah Kalimantan Selatan, bahkan masuk dalam zona merah. Foto/Media Indonesia

Banjir masih menjadi ancaman besar di wilayah Kalimantan Selatan, bahkan masuk dalam zona merah. Foto/Media Indonesia

KABUPATEN BANJAR, BERITANUSA.id – Banjir terjadi di Kalimantan Selatan sejak Sabtu (9/1) akibat intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya sejumlah aliran sungai di sana. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 50 cm hingga ada yang mencapai tiga meter.

Dilansir dari Antara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Mujiyat mengatakan kondisi terparah terjadi di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut, selain lima wilayah lainnya yang terdampak air pasang akibat tingginya curah hujan yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Untuk Kabupaten Banjar, ungkap Mujiyat, daerah paling terdampak Kecamatan Pengaron dari sepuluh kecamatan yang terjadi banjir. Di kabupaten ini, status tanggap darurat banjir telah ditetapkan sejak Senin 11 Januari 2021 dan akan berlaku hingga 31 Januari 2021.

Sementara di Kabupaten Tanah Laut banjir merendam Kecamatan Bati-Bati, Tambang Ulang dan Kurau paling parah dengan ketinggian air berkisar 50 centimeter hingga satu meter.

Banjir di Tanah Laut ini juga merendam jalan raya poros dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari dan sebaliknya, sehingga arus lalu lintas juga dialihkan ke jalur alternatif.

Hingga Rabu (13/1) malam, hujan terus mengguyur secara merata di Kalsel membuat banjir di beberapa kabupaten dan kota semakin parah, terutama di dua kabupaten yaitu Banjar dan Tanah Laut.

Ribuan rumah di 10 kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Banjar kini terendam dengan ketinggian air bervariasi. Dimana Kecamatan Pengaron, salah satu yang terparah ketinggian airnya mencapai dua hingga tiga meter.

Mujiyat mengungkapkan seluruh tim SAR gabungan kini bahu membahu melakukan proses evakuasi warga. Dimana anak-anak, wanita dan lanjut usia jadi prioritas diselamatkan.

“Kami ingatkan masyarakat agar mau dievakuasi karena kondisi banjir saat ini belum ada tanda-tanda surut lantaran hujan yang terus terjadi,” tegasnya.

Belum ada laporan korban jiwa dari bencana banjir yang terjadi hingga saat ini. Aparat setempat terus melakukan proses evakuasi guna mencegah jatuhnya korban jiwa dari bencana tahunan di musim hujan ini.

Tak hanya rumah penduduk, beberapa akses jalan raya lintas kabupaten juga terendam hingga terganggunya arus kendaraan.

Ruas jalan nasional di Provinsi Kalimantan Selatan yang menghubungkan antarkabupaten dan kota putus diterjang banjir setelah oprit jembatan di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar terputus sejak Kamis (14/1) pagi.

(ant/tir)

Share :

Baca Juga

Bupati Pangkep Resmikan Pengoperasian SPBU Kepulauan Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan, H. Syamsuddin A Hamid melakukan kunjungan kerja selama sepekan di wilayah kepulauan, Kabupaten Pangkep. Foto/Beritanusa

NUSANTARA

Bupati Pangkep Resmikan Pengoperasian SPBU Kepulauan

NUSANTARA

Jelang Hari Jadi Polwan RI Ke-72, Polwan Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Gempa Mamuju. Foto/Antara

NASIONAL

Korban Jiwa Gempa Sulbar Capai 90 Orang Per 19 Januari
Andrei Anggouw. Foto/Ist

NUSANTARA

Pilkada 2020: Peluang Besar Andrei Jadi Walkot Konghucu Pertama
Ilustrasi duka cita. Foto/Shutter Stock

NUSANTARA

Bupati OKU Sumsel Wafat karena Covid Usai Sepekan Dilantik
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Freepik

NUSANTARA

Gempa 5,0 Guncang Sabang, Tak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi gempa dan tsunami. Foto/Ist

NUSANTARA

Gempa M 6,2 di Majene Akibatkan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk
Budi Gunadi Sadikin. Foto/BNPB

NASIONAL

Program Vaksinasi Drive-Thru Diluncurkan di Bali