Home / GLOBAL

Selasa, 21 Juli 2020 - 11:30 WIB

Barrack Obama hingga Bill Gates Jadi Korban Peretasan Akun Twitter

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Dunia pernah dihebohkan dengan diretasnya akun Twitter secara besar-besaran yang terjadi pada 16 Juli 2020 lalu.

Akibat kejadian tersebut, banyak sekali Twitter milik para pesohor dunia menjadi korbannya. Mulai dari pengusaha, selebritis, akun resmi pemerintah bahkan hingga orang nomor satu di Microsoft, Bill Gates.

Meski sampai saat ini maksud dari peretasan yang dilakukan para hacker tersebut belum jelas, namun sejumlah pihak menyatakan bahwa peretasan tersebut untuk menipu pada follower mereka dan mendonasikan bitcoin.

Para hacker mentweet bahwa akan ada acara amal dan para follower tersebut kemudian diminta untuk melakukan donasi melalui bitcoin.

Dari sejumlah informasi yang dikumpulkan, setidaknya ada sejumlah hacker berhasil melakukan login ke akun milik para pesohor dan orang-orang berpengaruh hingga akun official perusahaan besar.

Korban pertama dari peretasan yang dilakukan para hacker ini diketahui adalah CEO Tesla yaitu Eslon Musk, yang juga merupakan seorang musisi.

Selain itu, hacker juga berhasil meretas akun para pengusaha besar di dunia, yaitu CEO AMAZON Jeff Bezos dan juga bos Microsoft, Bill Gates.

Tak berhenti sampai situ, hacker juga meretas akun artis Hollywood yang selalu jadi perbincangan dunia yaitu Kim Kardashian.

Selain pengusaha dan selebritis, hacker ini juga meretas akun mantan presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama. Bahkan Hacker juga berhasil meretas akun official raksasa smartphone yaitu Apple.

Semua akun tersebut padahal sudah terverifikasi oleh pihak twitter dan bukan akun fake atau miliki orang lain.

Akun Twitter diretas ini juga tentunya membuat geger seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Mengapa hal ini bisa terjadi kepada orang-orang yang notabene adalah ahli IT seperti Bill Gates dan Jeff Bezos.

Modus Akun Twitter Diretas

Hacker melakukan modus penipuan untuk para follower yang diretasnya seperti Kim Kardashian dan lainnya. Hacker ini ngetweet agar memberikan uang 1000 dolar Amerika dalam bentuk bitcoin ke link yang sudah disediakan.

Tak hanya itu saja, Hacker juga melakukan imin-iming akan melipatgandakan uang yang dikirim tersebut dalam waktu 30 menit. Modus seperti ini kerap sekali hadir di indonesia seperti modus papa minta pulsa atau menang hadiah dan harus membayar berbagai hal.

Ini dilakukan Hacker tersebut dan sukses mendapatkan jutaan dollar dari para followers para pesohor. Para pengamat sendiri mengatakan bahwa hal ini merupakan peretaasan terburuk yang pernah terjadi di media sosial.

Tentunya dengan alasan karena orang-orang nomor satu perusahaan dan ternama berhasil diretas dengan cepat sekaligus. Mengingat verifikasi untuk orang-orang penting sebutlah Barack Obama pastilah sangat ketat.

Dalam kasus ini juga Bitchain mencatat sekitar ada 400 pembayaran yang diterima oleh Hacker tersebut. Totalnya adalah 121.000 dolar Amerika atau jika dirupiahkan 1,7 milyar rupiah. Transaksi terbesar yang didapat Hacker dari satu orang adalah 42.000 dolar Amerika. (pr)

Share :

Baca Juga

Satgas TNI Konga XXXIX-B/RDB Monusco. Foto/TNI

GLOBAL

Satgas TNI di Kongo Berhasil Bujuk 43 Milisi Beserta 32 Senjata
Ledakan besar yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, mengakibatkan bangunan hancur hingga menewaskan banyak orang. Foto/AFP

GLOBAL

Bahan Kimia yang Meledak di Lebanon Disita dari Kapal Rusia
Brasil kembali pecah rekor kematian akibat virus corona untuk dua hari berturut-turut pada Rabu (3/3), dengan 1.910 korban jiwa. Foto/EPA

GLOBAL

Brasil Pecah Rekor Lagi Kematian Corona Tembus 1.900
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto/Antara

GLOBAL

RI Tutup Pintu Masuk Bagi WNA
Jepang makin erat menjalin kerja sama dengan Vietnam. Foto/Pixabay

GLOBAL

Jepang Pasok Militer Vietnam Setelah Laut China Selatan Makin Panas
Ilustrasi jasad. Foto/Ist

GLOBAL

Jasad Wanita WNI Dalam Koper di Arab Saudi, Dubes: Ya Benar
Ilustrasi Covid-19 di dunia. Foto/AFP

GLOBAL

WHO: 2022 Kehidupan Akan Kembali Normal
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menyampaikan pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 5 Februari 2021. Foto/BPMI Setpres

GLOBAL

Jokowi-PM Malaysia Desak ASEAN Bertindak Atas Kudeta Myanmar