Home / EKONOMI / NASIONAL

Selasa, 25 Agustus 2020 - 10:22 WIB

Berikan BLT UMKM Rp2,4 Juta, Presiden Jokowi: Manfaatkan Sebaik-baiknya

Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan bantuan modal kerja kepada 65 pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (24/7). Foto Setpres BPMI

Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan bantuan modal kerja kepada 65 pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (24/7). Foto Setpres BPMI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan 215 negara lain di dunia telah memberikan dampak yang signifikan pada bidang perekonomian. Dampak berupa penurunan omzet dan laba tersebut dialami oleh seluruh pelaku usaha baik usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) hingga pelaku usaha besar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (24/8) kemarin, di Istana Negara Jakarta, meluncurkan program Banpres (Bantuan Presiden) Produktif Usaha Mikro sebagai salah satu skema untuk membantu para pelaku usaha kecil dan mikro. Banpres produktif ini menambah skema insentif bagi usaha mikro dan kecil yang sebelumnya telah diberikan oleh pemerintah.

“Pemerintah telah meluncurkan dalam empat bulan ini berbagai skema insentif untuk usaha mikro dan kecil. Mulai dari subsidi bunga, insentif pajak untuk UMKM juga sudah, kredit modal kerja yang baru sudah, penempatan dana di perbankan untuk usaha-usaha mikro, kecil, dan menengah juga sudah,” ujar Jokowi.

“Oleh sebab itu, hari ini kita tambah lagi untuk para pelaku usaha mikro, kecil, yaitu yang namanya Banpres Produktif, yaitu untuk tambahan modal kerja bagi usaha mikro dan kecil,” imbuhnya.

Jokowi menegaskan bahwa Banpres produktif ini bukan merupakan pinjaman atau kredit, melainkan hibah. Pada kesempatan tersebut, Jokowi meluncurkan bantuan senilai Rp2,4 juta untuk satu juta pelaku usaha mikro dan kecil.

“Kita harapkan nanti di akhir Agustus akan dibagi kepada 4,5 juta usaha mikro dan kecil. Akhir September 9,1 juta dan setelah itu 12 juta. Jadi totalnya nanti 12 juta usaha mikro dan kecil yang akan diberikan Banpres Produktif ini, sebesar Rp2,4 juta,” jelasnya.

Untuk penyalurannya, Jokowi menjelaskan bahwa dana bantuan akan langsung ditransfer kepada rekening para pelaku usaha langsung, tanpa melalui pihak lain. Dia pun meminta para pelaku usaha baik yang hadir langsung di Istana Negara maupun yang mengikuti secara virtual untuk mengecek rekening tabungannya.

“Nanti tolong dicek ke rekening masing-masing sudah tertransfer belum hari ini, atau paling lambat besok dilihat. Setelah itu nanti dilihat lagi. Yang belum dapat nanti secara bertahap akan masuk ke rekening-rekening bapak dan ibu pelaku usaha mikro kecil, yaitu sejumlah totalnya yang diberi nanti 12 juta usaha mikro kecil,” ungkapnya.

Dengan diluncurkannya Banpres produktif ini, Jokowi berharap bisa menjadi tambahan modal bagi para pelaku usaha mikro dan kecil. Jokowi berpesan kepada para penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, serta mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan saat berniaga.

“Saya ingin titip betul agar Banpres Produktif ini dipakai sebaik-baiknya dalam membantu usaha bapak ibu sekalian. Jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, yang konsumtif, tetapi dipakai untuk hal-hal yang produktif,” katanya. (hms/pri)

Share :

Baca Juga

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini. Foto/Ist

NASIONAL

HUT RI di Tengah Pandemi, Momentum Pemerintah Tunjukkan Kerja Nyata
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar. Foto/Ist

NASIONAL

Polda Sumut Kerahkan 12 Ribu Personel Amankan Pilkada 2020
Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

EKONOMI

Jokowi: Percepat Belanja Daerah untuk Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi
Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana. Foto/Ist

NASIONAL

Polda Metro Jaya Bagikan 15 Ribu Paket Bansos
Ilustrasi tes swab. Foto/Detik

NASIONAL

Update Corona 2 Maret: Tambah 5.712, Positif 1.347.026
Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa

NASIONAL

Saudi Tahan Ribuan Jemaah Haji Ilegal, KJRI: Tidak Ada WNI
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan telah mencopot Kompol YP dari jabatan Kapolsek Astanaanyar karena diduga terlibat dan mengonsumsi narkoba bersama belasan anggotanya. Foto/Istimewa

NASIONAL

Tertangkap Narkoba, Kapolsek Astanaanyar Bandung Dicopot
Petugas mengevakuasi kendaraan minibus yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali, Senin pagi (10/8) lalu. Foto ilustrasi/Radar Cirebon

NASIONAL

Kecelakaan di KM 77 Tol Cipali Akibatkan 10 Orang Meninggal