Home / NASIONAL

Senin, 12 Oktober 2020 - 10:40 WIB

Berikut Jam Operasional Moda Transportasi di Jakarta Selama PSBB Transisi

Moda transportasi di DKI Jakarta commuter line (KRL). Foto/Ist

Moda transportasi di DKI Jakarta commuter line (KRL). Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sejumlah moda transportasi di DKI Jakarta kembali melakukan perubahan kebijakan waktu operasionalnya. Hal ini menyusul diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi per Senin (12/10) hari ini oleh Pemprov DKI Jakarta.

Keputusan PSBB transisi diumumkan lewat keterangan tertulis di situs Pemprov DKI, Minggu (11/10/2020). Pemprov DKI menyatakan adanya pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan.

“Melihat hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, mulai tanggal 12-25 Oktober 2020,” demikian bunyi keterangan tertulis dari Pemprov DKI.

Demi mengikuti perubahan di DKI Jakarta, sejumlah moda transportasi di DKI Jakarta pun turut menyesuaikan diri. Berikut ini penyesuaian transportasi Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT) dan KRL.

Transjakarta

Transjakarta memutuskan untuk merubah jam operasi saat masa PSBB transisi di Jakarta. Armada Transjakarta akan mulai melayani masyaraat mulai pukul 05.00 WIB.

“Transjakarta kembali memberlakukan penyesuaian pada pola operasi. Penyesuaian pola operasi untuk masa PSBB Transisi jam operasional Transjakarta mengalami perpanjangan menjadi pukul 05.00-22.00 WIB,” kata Dirut PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo, dalam keterangannya.

Sementara itu, terkait tenaga medis rumah sakit dan puskesmas akan dilayani pukul 22.00-23.00 WIB.

“Sementara untuk layanan Tenaga Kesehatan (Nakes) akan dilayani mulai pukul 22.00-23.00 WIB,” ucap Sardjono.

MRT

Moda Raya Terpadu (MRT) juga melakukan sedikit penyesuaian terkait jam operasional kereta. Saat ini selang waktu antar kereta diatur 5-10 menit.

“Jadwal operasional pada hari kerja pukul 05.00-21.00 WIB dengan selang waktu antar kereta 5 menit di jam sibuk dan 10 menit di jam normal,” tulis MRT melalui akun resmi @mrtjakarta.

Pihak MRT memastikan akan beroperasi normal seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kereta.

“Seluruh Stasiun MRT Jakarta beroperasi normal dan pembatasan jumlah penumpang di dalam kereta,” tulis MRT Jakarta.

KRL

PT KCI tidak merubah jam operasi KRL meski memasuki masa PSBB transisi di DKI Jakarta. KRL akan beroperasi seperti hari-hari sebelumnya.

“Masih beroperasi pukul 04.00-22.00 WIB, jika ada perubahan akan diinfo” kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, saat dihubungi, Minggu (11/10).

Anne memastikan KRL akan beroperasi seperti hari biasa. Dia juga menyebut protokol kesehatan dari memakai masker hingga menjaga jarak dalam KRL juga tetap akan diterapkan.

“Protokol sama gunakan masker yang efektif, cek suhu tubuh, patuhi marka, gunakan wastafel untuk cuci tangan,” tutur Anne.

(det/heq)

Share :

Baca Juga

Petugas membawa kantong berisi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Foto/MI

NASIONAL

Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Resmi Ditutup
Sejumlah siswa menggunakan jaringan JakWIFI. Foto/Merdekacom

NASIONAL

DKI Tambah Empat Lokasi Akses JakWIFI
Pekerja pemakaman beristirahat di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. Foto/AFP/Adek Berry

NASIONAL

DKI Siapkan Lahan Makam Covid Baru di TPU Rorotan
Ilustrasi minuman keras. Foto/MI

NASIONAL

DKI Kantongi Rp300 Miliar dari Bir Delta dalam 5 Tahun
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

KPK Duga Edhy Prabowo Bagi-bagi Uang Kasus Benur
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinald. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Lantik Gubernur Sumbar, Kepri & Bengkulu Hari Ini
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto/Ist

NASIONAL

Mendagri Luncurkan 5 Juta Masker Demi Pilkada Sehat
Pedagang pasar tradisional. Foto/Ist

EKONOMI

Pedagang Pasar Tradisional Layak Dapatkan Bansos