Home / NASIONAL

Rabu, 30 Desember 2020 - 22:04 WIB

Bio Farma Akan Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Corona

Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi 100 juta dosis vaksin corona atau covid-19 dalam waktu dekat. Produksi dilakukan usai perusahaan pelat merah mengantongi sertifikat perizinan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk memproduksi vaksin.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito dalam konferensi pers kepada awak media usai penyerahan sertifikat CPOB tersebut kepada Bio Farma pada Rabu (30/12).

Penny mengatakan dengan CPOB ini, maka Bio Farma akan bisa memproduksi vaksin di Gedung 21. Lokasi ini akan menjadi tempat produksi sekaligus penyimpanan.

“Gedung 21 ini juga memiliki ruangan produksi dengan kapasitas produksi 100 juta per tahun dan ruang penyimpanan,” kata Penny.

Penny mengatakan kemungkinan besar jumlah dan lokasi produksi bisa diperluas. Nantinya Bio Farma bisa menggunakan Gedung 43 untuk memproduksi vaksin.

“Ke depan akan ada perluasan ke Gedung 43 sehingga memperluas untuk kapasitas produksi hingga 250 juta dosis per tahun,” jelasnya.

Sebelumnya, BPOM sudah resmi memberikan sertifikat perizinan CPOB kepada Bio Farma.

“Hari ini juga kami sudah memberikan sertifikat perizinan untuk cara produksi obat yang baik di Gedung Bio Farma, sehingga kita berikan (sertifikat) CPOB,” ungkapnya.

Penny menerangkan pemberian sertifikasi CPOB ini sejalan dengan kelanjutan uji klinis vaksin Sinovac di Bandung. BPOM juga akan menerima hasil uji klinik di Brasil dan Chili.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir turut menyambut baik pemberian sertifikasi ini karena membuat perusahaan bisa segera menekan tombol gas untuk memproduksi vaksin.

“Dengan demikian, Bio Farma layak membuat vaksin,” kata Honesti pada kesempatan yang sama.

Di samping itu, Honesti mengatakan Bio Farma akan membuat sistem terintegrasi digital untuk memastikan vaksin yang akan diberikan di Indonesia aman.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury berharap pemberian sertifikasi vaksin dari BPOM ke Bio Farma dapat mempercepat proses pengadaan dan produksi vaksin covid-19 bagi masyarakat.

“Kami harap ke depan bisa membawa harapan baru karena adanya ketersediaan vaksin merupakan awal harapan menyongsong 2021 lebih baik lagi,” tutur Pahala.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

NASIONAL

Syarat Warga Bisa Dapat Rp600 Ribu Per Bulan dari Dana Desa
PSBB transisi DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Pemprov DKI Bakal Segera Evaluasi PSBB Transisi
Ilustrasi Peluru dan Senjata Api. Foto/Antara

NASIONAL

Pelaku Penembakan di Kafe Cengkareng Diduga Polisi
Foto: kawanbaikkomodo via Instagram kupang.now

NASIONAL

Rencana Proyek ‘Jurassic Park’ di NTT Dapat Banyak Kecaman
Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12). Foto/Antara

NASIONAL

KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di DKI
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Pemprov DKI Mulai Vaksinasi 14 Januari
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit. Foto/DPR RI

NASIONAL

Komisi III DPR: Komjen Listyo Cerdas dan Bertangan Dingin
Eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya. Foto/AFP/Jenaya

NASIONAL

Kondisi Rizieq Shihab Baik-baik Saja Usai Sesak Napas