Home / EKONOMI

Senin, 25 Januari 2021 - 11:38 WIB

Bio Farma Produksi 4 Juta Dosis Vaksin Siap Pakai

Vaksin covid-19 produksi Sinovac. Foto/AFP

Vaksin covid-19 produksi Sinovac. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Bio Farma (Persero) mengungkapkan jumlah produksi vaksin corona jadi atau siap pakai sudah mencapai 4 juta dosis per 21 Januari 2021.

Jumlah ini tinggal menanti pemberian sertifikat lot release dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Status produk-produk tersebut saat ini sedang dalam tahap proses quality control yang akan dikirimkan ke Badan POM untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan,” kata Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan resmi, Sabtu (23/1).

Sertifikat lot release dari BPOM menunjukkan kelayakan dan keamanan vaksin untuk digunakan masyarakat. Bila sudah mendapat persetujuan dari BPOM, vaksin jadi akan didistribusikan ke daerah mulai Februari 2021.

Distribusi akan dilakukan melalui jaringan perusahaan dan anak usaha. Ia menyebut Bio Farma dan para anak usahanya, yaitu PT Indofarma (Persero) Tbk dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk memiliki total 48 cabang penyimpanan di berbagai wilayah.

“Bio Farma sudah menyiapkan digital solution yang bersifat end-to-end mulai dari pabrik produksi, proses distribusi dan sampai di tujuan akhir. Proses pendistribusian dapat di monitor real time di command center holding BUMN Farmasi,” ujarnya.

Setelah jadi, vaksin memiliki daya tahan sekitar 1 tahun sampai 1,5 tahun. Syaratnya, vaksin disimpan dengan kondisi suhu 2 derajat sampai 8 derajat celcius sebelum digunakan.

Produksi vaksin berasal dari empat tahap dengan masing-masing tahap berkapasitas produksi sebanyak 1 juta dosis. Produksi vaksin menggunakan bahan baku atau bulk dari Sinovac, perusahaan farmasi China.

Total, ada 15 juta bahan baku vaksin yang sudah dikirimkan ke tanah air. Sisanya sekitar 125 juta bahan baku akan dikirim secara bertahap sampai Juni 2021.

Sebelumnya, Bio Farma sudah mengantongi 3 juta vaksin covid-19 jadi dari Sinovac, yaitu 1,2 juta dosis yang dikirim pada 6 Desember 2020 dan 1,8 juta dosis yang dikirim pada 31 Desember 2020.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto/ANTARA FOTO/Nona Wahyudi

EKONOMI

Menaker: Ada 3 Sasaran Utama UU Cipta Kerja
Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari. Foto/DPR RI

EKONOMI

Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Menaker Harus Pertimbangkan Prinsip Keadilan
Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

EKONOMI

BRI dan OVO Bantu UMKM dengan Salurkan Kredit Modal
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Antara

EKONOMI

Aturan Bank Digital Ditargetkan Terbit Semester I 2021
Ilustrasi -- Pulau Setabok, Kecamatan Sapeken, Madura, Jawa Timur. Foto/Tourkangeanwisata

EKONOMI

Pulau di Lombok Barat Dijual via Situs Online
Aparatur sipil negara (ASN) Biro Umum Pemprov DKI Jakarta beraktivitas pada hari pertama masuk kerja di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Foto/MI

EKONOMI

Gaji PNS Belum Bakal Naik Dalam Waktu Dekat
Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena. Foto/DPR RI

EKONOMI

Upah Minimum 2021 Tak Naik, Pekerja Harus Dapat Bansos
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

EKONOMI

Ini Cara Daftar, Syarat dan Kriteria Dapatkan Bantuan UMKM Rp2,4 Juta