Home / EKONOMI / UMKM

Selasa, 25 Agustus 2020 - 09:02 WIB

BLT UMKM Rp2,4 Juta Sudah Turun, Begini Syarat Mendapatkannya

Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan menyatakan, bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro sudah dicairkan kepada 742.422 pengusaha mikro sejak 17 Agustus 2020 yang lalu.

Dia menyebutkan bantuan tahap pertama tersebut telah digulirkan dan sudah berada di rekening mereka masing-masing pada Senin lalu sebelum resmi diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 23 Agustus 2020.

“Iya, sudah ada 742.422 pengusaha mikro yang dapat, tapi semuanya akan serentak diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Senin depan, 23 Agustus 2020. Tapi untuk tahap awal 742.422 pelaku usaha ini dananya sudah cair dan dananya pun sudah berada di rekening mereka masing-masing,” ujarnya dikutip Kompas.com, Senin (24/8).

Menurut dia, peluncuran tersebut akan dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB di Istana Kepresidenan yang juga akan menghadirkan 742.422 pelaku mikro, baik secara langsung maupun secara virtual. Pada saat peluncuran tersebut, dana sebanyak Rp2,4 juta, juga akan dibagikan langsung secara keseluruhan kepada 12 juta pelaku usaha mikro.

“Peluncuran nanti akan dihadirkan oleh 742.422 pelaku usaha mikro secara langsung maupun virtual di Istana Kepresidenan. Dana tersebut pun akan dibagikan secara keseluruhan untuk 12 juta pelaku usaha mikro,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyebutkan syarat-syarat UMKM mendapatkan bantuan tersebut.

Syaratnya adalah para pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dari perbankan (unbakable), pelaku usaha merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan anggota TNI/Polri dan bukan pegawai BUMN/BUMD.

Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat agar bisa memanfaatkan bantuan ini dengan mendaftarkan dirinya ke dinas koperasi yang berada di domisilinya.

“Jadi kami ingin mengajak kepada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan pembiayaan modal kerja dan investasi dari perbankan untuk ikut aktif mendaftarkan diri melalui dinas koperasi terdekat,” jelas Teten. (kom)

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Olahan unik tape pisang. Foto/Ist

KULINER

UMKM Lumajang Hadirkan Olahan Unik Tape Pisang
Pekerja perempuan melakukan aksi di depan kantor Kementerian PPPA, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Foto/Antara

EKONOMI

Tak Dapat Bansos, Buruh Perempuan Sulit Cari Makan
Ilustrasi daftar Kartu Prakerja. Foto/Ist

EKONOMI

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 13
ilustrasi SPBU. Foto/Ayobandung

EKONOMI

Harga Pertalite di 29 SPBU Jakarta Turun Jadi Setara Premium
Suasana pembangunan kompleks perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1). Foto/Antara

EKONOMI

Alasan BI di Balik Kebijakan DP 0 Persen Motor & Rumah
Ilustrasi belanja online di Bukalapak. Foto/Antara

EKONOMI

Belanja Online Bakal Kena PPN 10 Persen Mulai 1 Desember
Vaksin covid-19. Foto/Antara

EKONOMI

Vaksin Merah Putih Belum Masuk Anggaran Pemerintah
Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Subsidi Gaji Honorer Cair Akhir Oktober 2020