Home / NASIONAL

Senin, 19 Oktober 2020 - 09:11 WIB

BMKG: Potensi Hujan Lebat di Seluruh Indonesia Selama Sepekan

DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Foto/Ist

DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah merilis informasi yang menyatakan bahwa saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik dengan intensitas sedang (moderate).

Pemantauan BMKG terhadap indikator laut dan atmosfer menunjukkan suhu permukaan laut mendingin minus 0.5 Celsius hingga minus 1.5 Celsius selama 70 hari terakhir, diikuti oleh dominasi aliran zonal angin timuran yang merepresentasikan penguatan angin pasat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, bagi Indonesia, La Nina yang terjadi pada periode awal musim hujan ini berpotensi meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah. Dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada musim atau bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina sendiri.

Selain pengaruh sirkulasi angin monsun dan anomali iklim di Samudera Pasifik, menurut Guswanto, penguatan curah hujan di Indonesia juga turut dipengaruhi oleh penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur berupa gelombang MJO (Madden Julian Oscillation) dan Kelvin, atau dari timur ke barat berupa gelombang Rossby.

“Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupakan kluster/kumpulan awan berpotensi hujan. Aktifitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” jelas dia dalam keterangan resminya, Senin (19/10).

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, BMKG memperkirakan dalam periode sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Untuk periode 18-24 Oktober 2020 dampak MJO berpotensi terjadi di wilayah berikut:
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Riau
– Jambi
– Bengkulu
– Sumatera Selatan
– Kep. Bangka Belitung
– Lampung
– Banten
– DKI Jakarta
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– DI Yogyakarta
– Jawa Timur
– Bali
– Nusa Tenggara Barat
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Utara
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Selatan
– Sulawesi Utara
– Sulawesi Barat
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Selatan
– Maluku Utara
– Papua Barat
– Papua

“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin,” imbuhnya.

(bkg/heq)

Share :

Baca Juga

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/AntaraMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/Antara

NASIONAL

Pemerintah Bakal Berlakukan PPKM Berbasis Mikro
Material kayu dan lumpur akibat banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Foto/istimewa/WA Group Relawan Bogor

NASIONAL

Banjir Bandang Terjang Puncak Bogor
Toilet di SD Karang Rahardja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dibangun dengan anggaran Rp 198,5 juta. Foto/Republika

NASIONAL

Proyek 488 Toilet Rp98 Miliar di Bekasi Diusut
Kesiapan rumah sakit tangani pasien Covid. Foto/Antara

NASIONAL

Pemprov DKI Siapkan 17 Hotel untuk Penanganan Corona
Ilustrasi pabrik motor. Ist

NASIONAL

Klaster Riset dan Inovasi dalam UU Ciptaker akan Pangkas Birokrasi
Ilustrasi tindakan penilangan. (Foto: Ist)

NASIONAL

Ada 15 Jenis Pelanggaran Jadi Sasaran Tilang
Gerakan masyarakat untuk bersatu melawan Covid-19. Foto/Antara/Muhammad Adimaja

NASIONAL

Update Covid 8 Desember: Tambah 5.292, Positif 586.842
Anggota Baleg DPR RI Firman Soebagyo. Foto/Ist

NASIONAL

Alih Fungsi Lahan Pertanian Ancam Kesejahteraan Petani