Home / EKONOMI / UMKM

Kamis, 19 November 2020 - 16:34 WIB

BRI dan OVO Bantu UMKM dengan Salurkan Kredit Modal

Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bekerja sama dengan OVO akan menyalurkan pinjaman modal kepada pelaku UMKM yang terdampak pandemi covid-19. Tujuannya untuk mendekatkan UMKM kepada akses pembiayaan sehingga memudahkan mereka bertahan dan bangkit menjalankan usahanya di tengah pandemi.

EVP Card & Digital Lending BRI Wibawa Prasetyawan mengatakan pandemi covid-19 mendorong bank untuk mengembangkan kerja sama dengan lembaga keuangan lainnya.

“Kami pagi ini mau MoU dengan OVO, kami akan melakukan onboarding dengan OVO pagi ini,” ujarnya dalam diskusi FinTech Talk: Digital Lending untuk Membantu UMKM dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (19/11).

Nantinya, kerja sama tersebut akan disinergikan dengan program Digital Kredit UMKM (digiKU). Program ini adalah kerja sama Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk memberikan fasilitas pinjaman melalui platform daring kepada pelaku UMKM.

Wibawa mengatakan digiKu telah merealisasikan pinjaman sebesar Rp360,40 miliar per 23 Oktober 2020. Sementara itu, total plafon pinjaman yang telah disetujui mencapai Rp959,49 miliar.

Kredit tersebut disalurkan kepada 35.158 debitur UMKM.

“Kami sebagai Himbara telah melakukan integrasi dengan e-commerce dengan plafon pinjaman yang sudah terealisasi Rp360 miliar,” katanya.

Saat ini, fasilitas digiKu bisa diakses melalui beberapa e-commerce dan layanan dompet digital. Meliputi, Gojek, Traveloka, Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Ke depan, layanan digiKU akan dikembangkan dengan OVO, Blibli, Lazada, dan Dana.

Dalam kesempatan yang sama, VP Lending OVO Natasha Ardiani mengatakan produk ini rencananya akan dipasarkan di penghujung tahun. Nantinya, layanan tersebut bisa diakses oleh lebih dari 550 ribu pelaku UMKM yang berada dalam ekosistem OVO.

“Kolaborasi ini merupakan kerja sama antara bank dan fintech untuk akselerasi transformasi digital yang tentunya dalam hal ini dikhususkan untuk membantu UMKM bangkit dan maju,” ucapnya.

Lewat layanan ini, pelaku UMKM terdampak pandemi bisa mendapatkan pinjaman modal hingga Rp20 juta. Sementara itu, tenor pinjaman mulai 1 bulan hingga 12 bulan, dimana seluruh proses pengajuan dilakukan melalui digital.

“Tentunya, kami dalam pencairannya kami akan pegang prinsip kehati-hatian dan penilaian serta seberapa besar kebutuhannya,” tuturnya.

(cnn/heq)

Share :

Baca Juga

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto/Pikiran Rakyat

EKONOMI

Menkeu Minta Anggaran Rp43 T untuk Tahun Depan

UMKM

Kemenkopukm Gandeng OJK dan Polri untuk Mitigasi Investigasi Ilegal Berkedok Koperasi
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Foto: Ist)

UMKM

Teten Masduki Dorong Kebangkitan UMKM
Wilayah Blok Rokan Chevron. Foto/Ist

EKONOMI

SKK Migas dan Chevron Sepakati Perjanjian Produksi Minyak di Blok Rokan
Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena. Foto/DPR RI

EKONOMI

Upah Minimum 2021 Tak Naik, Pekerja Harus Dapat Bansos
Terminal Bus Baranangsiang Bogor. Foto/Antara

UMKM

Jokowi Wajibkan 30 Persen Fasilitas Terminal untuk UMKM
Ilustrasi proyek infrastruktur. Foto/Antara/Dhemas Reviyanto

EKONOMI

PUPR Lelang Dini 4.060 Paket Infrastuktur Senilai Rp46 T
Logo BUMN. Foto/Antara

EKONOMI

Menkeu Jangan Sembarang Beri Modal untuk BUMN