Home / EKONOMI / NASIONAL

Jumat, 25 September 2020 - 15:40 WIB

Covid-19 Sebabkan Penurunan Penjualan Listrik

Ilustrasi token listrik. Foto/Ist

Ilustrasi token listrik. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, penjualan listrik pada semester I 2020 turun sebesar 6,33 persen sebagai dampak terjadinya pandemi Covid-19.

Dari sisi wilayah, konsumsi listrik yang anjlok cukup tajam yaitu Bali mencapai minus 32,87 persen, lalu Banten minus 12,82 persen, Jawa Barat minus 10,57 persen, Jawa Tengah 6,28 persen, Sumatera Barat minus 7,12 persen, Sulawesi Selatan dan Tenggara minus 7,68 persen, dan DKI Jakarta minus 5,62 persen.

Menurut Arifin, sebagai upaya membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Kementerian ESDM melalui Ditjen Ketenagalistrikan telah menugaskan PT PLN (Persero) untuk memberikan diskon tarif bagi pelanggan rumah tangga (RT), bisnis, dan industri.

Diskon ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan.

“Bantuan ini bersifat sementara,” kata Arifin melalui keterangannya, Jumat (25/9)

Keringanan tarif listrik diberikan pemerintah itu antara lain untuk pelanggan rumah tangga (R1) berdaya 450 VA gratis dari April-Desember 2020 untuk 24,16 juta pelanggan, kemudian diskon 50 persen untuk pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA April-Desember 7,72 juta pelanggan, pelanggan listrik golongan bisnis kecil (B1) berdaya 450 VA 500,1 ribu pelanggan dan industri kecil (I1) 450 VA dengan total 433 pelanggan diberikan diskon 100 persen dari Mei-Desember 2020.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan anjloknya penjualan listrik menyebabkan PLN kehilangan pendapatan Rp3 triliun per bulan.

Zulkifi menuturkan, pendapatan dari penjualan listrik pada 2019 sebelum adanya pandemi Covid-19 mencapai sekitar Rp25 triliun per bulan. Namun saat terjadinya pandemi ini, pendapatan PLN hanya sejumlah Rp22 triliun per bulan.

“Tahun lalu revenue (pendapatan) listrik per bulan sekitar Rp25 triliun, tapi dengan Covid-19 ini, penjualan listrik hanya Rp22 triliun. Jadi, terjadi penurunan penerimaan dari penjualan listrik per bulan Rp3 triliun akibat Covid-19 ini,” ungkapnya.

(inf/pub)

Share :

Baca Juga

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo. Foto/Ist

NASIONAL

Satgas Covid-19 Minta Warga Hindari Kerumunan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Foto/Polri

NASIONAL

Polisi Tangkap DPO Terduga Teroris di Lampung
Ilustrasi UMKM. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Siapkan Banyak Stimulus untuk Pelaku UMKM
Ilustrasi pasien positif Covd-19. Foto: Istimewa

NASIONAL

Kasus Covid-19 Tembus 100 Ribu, DPR Pertanyakan Penanganan Pemerintah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Ganti Depok, Kota Bekasi Jadi Zona Merah Covid di Jabar
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Lukas

NASIONAL

Anggaran Rp356,5 Triliun untuk Kelanjutan Pemulihan Ekonomi Nasional
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Antara

NASIONAL

Erick Thohir: Vaksin Sinovac Gratis Bantuan dari Pemerintah
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima. Foto/Ist

NASIONAL

Penyelamatan Ekonomi Nasional Harus Fokus pada Industri Pangan