Home / NASIONAL

Rabu, 6 Januari 2021 - 18:36 WIB

Daftar Daerah yang Dibatasi Selama PSBB Jawa-Bali

Perkantoran di DKI Jakarta. Foto/MI

Perkantoran di DKI Jakarta. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah memutuskan membatasi kegiatan masyarakat dengan merujuk pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penularan virus corona (Covid-19) di wilayah Jawa Bali. PSBB Jawa Bali diterapkan selama dua pekan, 11-25 Januari 2021.

“Penerapan pembatasan secara terbatas tersebut dilakukan di Provinsi Jawa Bali karena di seluruh provinsi tersebut memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, Rabu (6/1).

Empat parameter yang telah ditentukan antara lain, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional sebesar 3 persen. Kemudian tingkat kesembuhan di bawah nasional sebesar 82 persen.

Selanjutnya, kasus aktif di bawah kasus aktif nasional sebesar 14 persen, dan keterisian RS untuk tempat tidur isolasi dan ICU di atas 70 persen.

Airlangga menjelaskan bahwa keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jakarta sudah di atas 70 persen. Kemudian Banten, BOR di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional dan kesembuhan di bawah nasional.

Selanjutnya, Jawa Barat untuk BOR sudah di atas 70 persen. Jawa Tengah, BOR juga di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional, kasus kesembuhan di bawah nasional.

DI Yogyakarta, untuk BOR di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional, kesembuhan di bawah nasional. Lalu, Jawa Timur terkait BOR juga sudah di atas 70 persen dan tingkat kematian di atas nasional.

“Penerapan dilakukan secara mikro sesuai arahan Pak Presiden. Nanti Pemda, gubernur akan menentukan wilayah-wilayah yang akan dilakukan pembatasan tersebut,” ujar Airlangga.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan sejumlah daerah yang dibatasi, antara lain seluruh wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek), Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan (Tangerang Raya).

Kemudian wilayah Jawa Barat di luar Jabodetabek, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cimahi. Di Jawa Tengah antara lain Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya.

Sedangkan wilayah Jogja yakni Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo. Untuk di Jawa Timur meliputi Malang Raya dan Surabaya raya. Terakhir di Bali adalah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

“Sekali lagi bahwa ini adalah amanat PP 21, di mana mekanismenya sudah jelas, sudah ada usulan-usulan daerah dan juga kepada menkes serta edaran menteri dalam negeri. Diharapkan 11 sampai 25 Januari ini mobilitas di Pulau Jawa dan kota-kota tersebut dan juga Bali akan dimonitor secara ketat,” kata Airlangga.

Share :

Baca Juga

Kapolri Idham Azis dan anglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Ist

NASIONAL

HUT Ke-75 TNI, Kapolri: Semoga Semakin Kuat Demi Melindungi Kedaulatan Bangsa
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR, Rabu (20/1). Foto/DPR RI

NASIONAL

Deretan Poin Surat Edaran Kapolri Soal Penganganan UU ITE
Ustadz Maaher At-Thuwailibi. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi Tetapkan Ustad Maaher Tersangka Kasus ITE
Artidjo Alkostar. Foto/Antara

NASIONAL

Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Wafat
Gedung Kementerian ESDM. Ist

NASIONAL

Kementerian ESDM Diminta Tingkatkan Program yang Pro Rakyat
Maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Foto/Antara

NASIONAL

Kapten Vincent: Bukan Salah Usia Pesawat
Kantor Bawaslu RI. Ist

NASIONAL

43 TPS Berpotensi Gelar Pemungutan Suara Ulang
Ilustrasi kota DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. Foto/Ist

NASIONAL

DKI Terima Realisasi Penerimaan Pajak Sebesar Rp21,05 T