Home / NASIONAL

Selasa, 29 Desember 2020 - 15:17 WIB

Demo Buruh Berakhir Bila UU Ciptaker Dicabut

Sejumlah buruh dan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak melakukan aksi unjuk rasa di Makassar, Sulsel. Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda

Sejumlah buruh dan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak melakukan aksi unjuk rasa di Makassar, Sulsel. Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda

JAKARTA, BERITANUSA.id – Puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar unjuk rasa menentang Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Massa aksi menuntut pembatalan Omnibus Law Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Sekjen FSPMI, Riden Hayam Aziz mengancam unjuk rasa serupa bakal terus dilakukan sampai Presiden Joko Widodo membatalkan UU Cipta Kerja.

“Kami mohon kepada Pak Jokowi, tolong diperhatikan UU Cipta Kerja untuk dicabut demi kemaslahatan pekerja,” kata Riden dalam orasinya.

Tak hanya itu, Riden turut mendesak hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memproses pengajuan uji formil dan materi UU Cipta Kerja secara adil. Massa buruh juga berharap hakim mengabulkan gugatan dan membatalkan UU Cipta Kerja.

Riden menegaskan elemen buruh bakal terus menggelar demonstrasi selama UU Cipta Kerja urung dicabut. Ia bahkan berencana menggelar aksi besar-besaran dengan mengerahkan ribuan buruh yang tergabung dalam FSPMI dan KSPI.

“Sikap kami tak akan pernah diam. Tak akan pernah berhenti sepanjang Omnibus Law ini belum dibatalkan. Bila sangat terpaksa, kami melakukan aksi besar seperti mana biasa, dengan puluhan ribu anggota kami turun ke jalan,” kata dia lagi.

Riden turut mencatat, pelbagai kebijakan kontroversial Jokowi sepanjang dua kali periode menjabat presiden yang dianggap memberatkan kelompok buruh. Pada periode pertama memimpin, lanjut dia, Jokowi membebani buruh dengan menerbitkan PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Penolakan dan protes buruh saat itu menurut Riden juga tak digubris pemerintah. Ia mengatakan, kini buruh kian terbebani lagi dengan pengesahan UU Cipta Kerja.

“Sekarang di bulan Oktober beliau buat UU Cipta Kerja. Ini sangat fundamental bagi kami pekerja. Dengan demikian refleksi lahir tahun kita meminta kepada pemerintah dan pak Jokowi untuk memperhatikan aspirasi kami,” Riden menyeru.

Sejak pukul 10.00 WIB, puluhan buruh telah memadati Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (29/12). Mereka berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Massa aksi datang membawa satu mobil komando. Peserta demonstrasi ini turut membawa atribut seperti poster penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja hingga peti mati yang terbuat dari plastik. Unjuk rasa yang digelar ini tak luput dari penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Misalnya, peserta aksi wajib mengenakan masker dan menjaga jarak.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat melintas di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6). Foto/Antara

NASIONAL

Polda Metro Gandeng 8 Ribu Ojol Awasi Pelanggar Prokes Covid
Presiden RI Joko Widodo. BPMI/Setpres

NASIONAL

Jokowi Minta Percepat Realisasi Belanja Daerah
Ilustrasi - Seorang relawan mencoba pelindung wajah (Face Shield) disela-sela pembuatan alat tersebut, di Jakarta, Senin (6/4). Foto/ANTARA

NASIONAL

Jumlah Relawan Bakal Bertambah Alasan Insentif Nakes Dipangkas
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo
Ilustrasi vaksin corona. Foto/AFP

NASIONAL

Vaksin Nusantara Masih Lama Digunakan di RI
Ilustrasi peneliti yang mencermati sampel tes covid-19. Foto/AFP

NASIONAL

BPOM Beri Izin Darurat Vaksin Corona Buatan Bio Farma
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

NASIONAL

Syarat Warga Bisa Dapat Rp600 Ribu Per Bulan dari Dana Desa
Pramuniaga merapikan barang dagangan di komplek Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/6). Foto/MI

NASIONAL

Pedagang Pasar Tanah Abang Mulai Divaksin Hari Ini