Home / UMKM

Senin, 8 Maret 2021 - 13:03 WIB

Digitalisasi Buka Peluang Berkarya yang Semakin Inklusif

Ilustrasi--Lapak digital UMKM. Foto/Antara

Ilustrasi--Lapak digital UMKM. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sekretaris Jenderal Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Fita Indah Maulani mengatakan bahwa digitalisasi membuka kesempatan banyak orang dari berbagai kalangan termasuk perempuan dan kelompok rentan (contoh: penyandang disabilitas), dan untuk berkarya dan berkontribusi di dunia teknologi.

“Dengan adanya digitalisasi, kesempatan terbuka untuk perempuan dan kelompok rentan untuk berkontribusi terhadap teknologi. Kini, mereka tidak hanya sebagai pengguna, namun bisa menjadi pelaku,” kata Fita dikutip dari Antara.

Masa pandemi juga mendorong penetrasi digitalisasi. Terlebih, dengan aktivitas yang kebanyakan dilakukan di rumah, bisa mendukung masyarakat untuk bekerja dan belajar hal baru termasuk teknologi digital dari mana saja.

“Pandemi ini membuat kita bekerja dan belajar dari mana saja, sehingga ini membuka kesempatan. Terlebih, akses belajar semakin terbuka dan bisa dilakukan dari online. Saya memiliki teman-teman dari awalnya merupakan technology enthusiast, mencoba belajar coding dari media sosial. Mereka belajar dan kembangkan kemampuannya untuk menciptakan solusi teknologi,” tambahnya.

Di sisi lain, Programme Manager European Instrument for Democracy and Human Rights (EIDHR) Uni Eropa, Saiti Gusrini, mengatakan bahwa masih ada tantangan mengenai ketidaksetaraan untuk perempuan dan kelompok rentan. Namun, ia percaya generasi muda bisa berinovasi untuk mencari solusi dari isu sosial dan diaplikasikan luas di masyarakat.

“Tantangan masih ada, pun tuk perempuan dan kelompok rentan. Kita perlu mendobrak stereotype yang ada. Kami bangga dan apresiasi anak-anak muda yang mau meluangkan waktu dan pikirannya untuk inisiatif ini dan semoga masih bisa dilanjutkan,” ujar Rini.

Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriani juga sependapat dengan Rini. Ia sangat mendorong upaya pelaku usaha mencari solusi dari tantangan sosial sehingga bisa memberikan ruang suara dan daya mereka yang terpinggirkan di proses-proses dalam masyarakat.

“Anak muda adalah kekuatan utama untuk menelusuri kerentanan dan solusi-solusinya dari proses-proses yang selama ini ada,” pungkasnya.

(mne)

Share :

Baca Juga

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Antara

EKONOMI

Menkop UKM: UU Ciptaker Bakal Perkuat KUMKM dalam Rantai Pasok
Ilustrasi UMKM pariwisata. Ist

UMKM

Kemenparekraf Gandeng Google Latih UMKM Pariwisata
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

NASIONAL

Pendaftaran BLT UMKM Diperpanjang hingga Akhir September
Pelayan menggunakan masker, sarung tangan, dan pelindung wajah saat melayani pelanggan di Warteg Ellya, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta. Foto/Antara

UMKM

Kemenkop UKM Bakal Lakukan Pendataan Pelaku Usaha Warteg
Parluhutan S (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa). Foto/Beritanusa

NASIONAL

Surat Terbuka Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara kepada Menteri Teten
UMKM di DKI Jakarta. Foto/Ist

UMKM

Pemprov DKI Permudah Penyaluran Kredit dan Perizinan Bagi UMKM
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

UMKM

Pencairan BLT UMKM Diperpanjang hingga 18 Februari
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Antara

EKONOMI

Menkop Teten Minta Masyarakat Belanja Sehari-hari di UMKM