Home / NASIONAL

Rabu, 6 Januari 2021 - 17:19 WIB

Distribusi Vaksin ke Daerah Ditargetkan Rampung Maret 2021

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pekan depan. Apalagi, distribusi vaksin ke daerah yang dilakukan sejak Minggu (3/1) berjalan sesuai rencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/1).

“Vaksinasi ini akan dimulai minggu depan dan saya melihat distribusi dimulai hari Minggu, hari Senin kemarin, hari Selasa sudah mulai masuk ke daerah. Itu baru tahapan pertama,” kata Jokowi yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, pendistribusian vaksin ke seluruh daerah di Indonesia ditargetkan hingga Maret 2021 nanti. Adapun untuk Januari, pemerintah menargetkan sebanyak 5,8 juta vaksin tiba di daerah.

“Karena target kita untuk bulan Januari itu 5,8 juta vaksin harus masuk ke daerah,” katanya.

Selanjutnya di bulan Februari, Jokowi menyebut target 10,4 juta vaksin Corona harus didistribusikan ke daerah. Sedangkan pada Maret, sekitar ditargetkan 13.300.000 vaksin sudah masuk ke daerah.

“Bulan Februari itu 10.450.000 vaksin harus didistribusikan lagi ke daerah. Bulan Maret, 13,3 juta vaksin juga harus terdistribusi dan bisa dilaksanakan vaksinasinya oleh daerah-daerah,” papar Jokowi.

“Dan bulan-bulan berikutnya nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang,” ungkapnya.

Jokowi memastikan Indonesia telah memesan 329,5 juta dosis vaksidn Covid-19 dari sejumlah perusahaan internasional.

Rencananya Indonesia akan mendatangkan total 426 juta dosis vaksin. Jumlah itu akan digunakan untuk vaksinasi massal terhadap 182 juta orang.

“Jumlah total yang telah firm order 329.500.000 vaksin. Hanya pengaturannya nanti akan dilakukan oleh menteri kesehatan,” kata Jokowi.

Jokowi menyampaikan saat ini baru 3 juta dosis vaksin Sinovac yang telah mendarat di Tanah Air. Dalam waktu dekat, ia menyebut akan ada kedatangan 122,5 juta vaksin dari perusahaan asal China itu.

Indonesia juga akan mendatangkan 50 juta dosis vaksin Novavax dari Kanada, 54 juta dosis vaksin Covax dari Gavi, 50 juta dosis vaksin AstraZaneca dari Inggris, dan 50 juta dosis vaksin Pfizer dari Amerika Serikat.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi memastikan 15 juta bulk atau konsentrat vaksin Covid-19 bakal tiba di Indonesia pekan depan. Nantinya, bahan baku ini akan diproses PT Bio Farma (Persero) menjadi vaksin.

“Insya Allah minggu depan juga akan datang lagi 15 juta vaksin dalam bentuk bahan baku, bulk, yang nanti akan diproduksi oleh Bio Farma. Sehingga juga langsung nanti jadi, kirim ke daerah lagi untuk vaksinasi,” jelas Jokowi.

Share :

Baca Juga

Sejumlah peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Indonesia. Foto/Antara

NASIONAL

Cara Cek Kuota SNMPTN 2021 di Situs LTMPT
DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Foto/Ist

NASIONAL

BMKG: Potensi Hujan Lebat di Seluruh Indonesia Selama Sepekan
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12/2020). Foto/Antara

NASIONAL

Pergantian Kabareskrim Usai Komjen Listyo Dilantik
Ilustrasi kota DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. Foto/Ist

NASIONAL

DKI Terima Realisasi Penerimaan Pajak Sebesar Rp21,05 T
Warga tengah melakukan swab test Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

DPRD DKI: Warga yang Tolak PCR dan Ambil Jenazah Denda Rp5 Juta
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

Gempa M 4,2 Guncang Brebes, Terasa hingga Cirebon

NASIONAL

Dukung Indonesia Maju, BPPT Siap Wujudkan Lompatan Besar Inovasi
Tenaga kesehatan tengah menyimpan data pasien Covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

DPR Desak Pemerintah Tak Pangkas Insentif Nakes