Home / NASIONAL

Senin, 25 Januari 2021 - 18:30 WIB

DKI Tambah Jam Operasional Mal Sesuai Permintaan Pengusaha

Pengunjung mengenakan masker mengunjungi Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Foto/MI

Pengunjung mengenakan masker mengunjungi Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan jam operasional di pusat perbelanjaan atau mal bertambah selama perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya, hal itu sesuai permintaan pelaku usaha.

Riza mengatakan dalam PSBB kali ini pihaknya tidak banyak mengubah kebijakan. Pihaknya hanya menambah jam operasional untuk mal hingga rumah makan dari semula tutup pukul 19.00 WIB, kini menjadi pukul 20.00 WIB.

“Hanya jam operasional mal yang sebelumnya sampai dengan jam 19 menjadi sampai dengan 20, mempertimbangkan permintaan dari mal dan restoran terkait dimungkinkannya jam makan malam,” kata Riza di Balai Kota, Senin (25/1).

Sementara itu, kebijakan lainnya selama PSBB periode berikutnya masih tetap sama. Salah satunya mengenai pembatasan kapasitas perkantoran yang hanya memperbolehkan 25 persen karyawan bekerja dari kantor, sementara 75 persen lainnya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang pelaksanaan PSBB selama dua pekan hingga 8 Februari 2021. Keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Kebijakan perpanjangan PSBB tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 51 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan, Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah PSBB yang diteken per 22 Januari lalu.

Perpanjangan PSBB di Jakarta seiring dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah pusat untuk pulau Jawa dan Bali.

Perpanjangan PSBB di DKI Jakarta dilakukan karena jumlah kasus aktif Covid-19 masih terus meningkat. Pada Minggu (24/1), jumlahnya meningkat 34 persen menjadi 24.224 kasus.

Sementara secara kumulatif, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta sejak awal pandemi hingga saat ini sudah mencapai 249.815 kasus. Jakarta menyumbangkan 25,3 persen kasus positif Covid-19 secara nasional.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Seorang warga penerima bantuan menunjukkan uang tunai usai menerima Bantuan Sosial Tunai terdampak covid-19. Foto/ANTARA FOTO/Aji Styawan

NASIONAL

Dinsos DKI Mulai Bagikan Bansos Tunai Rp300 Ribu
Jubir vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Foto/Biro Humas Kemenkes

NASIONAL

Swasta Tak Bisa Lakukan Vaksinasi Covid Mandiri
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Digeledah
Ilustrasi sekolah. Foto: Pikiran Rakyat

NASIONAL

Buka Sekolah di Zona Merah Tak Tepat
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Akhirnya Vaksin Corona Gratis untuk Seluruh Masyarakat
Ilustrasi guru honorer. Foto/Antara

NASIONAL

Rekrutmen Guru untuk PNS Sudah Tak Ada Lagi di 2021
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 23 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Mabes TNI. Foto/TNI

NASIONAL

Panglima TNI Naikkan Pangkat 23 Perwira Tinggi
Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Presiden Jokowi: Natal Sebagai Momentum Introspeksi Diri