Home / UMKM

Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:18 WIB

Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman di Masa Pandemi, ITPC Los Angeles Gelar Business Matching Virtual

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) menggelar temu bisnis (business matching) secara virtual. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7) merupakan upaya menggenjot ekspor nasional di tengah pandemi Covid-19.

Business matching tersebut berhasil mempertemukan 12 pelaku usaha kecil menengah (UKM) sektor makanan dan minuman (mamin) berorientasi ekspor dengan buyer Amerika Serikat (AS) yaitu Jans Enterprise Corp., Takari International, Belift Coffee, dan Beaneka Coffee.

“Kegiatan temu bisnis virtual ini diharapkan akan mendorong kinerja ekspor industri mamin Indonesia. Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang menimpa dunia dan adanya pembatasan-pembatasan dalam bertatap muka atau berkumpul secara langsung, pemerintah Indonesia dituntut kreatif dan mencari langkah alternatif agar tetap eksis di kancah internasional, khususnya di AS,” ujar Kepala ITPC LA Bayu Nugroho.

Menurut Bayu, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Kemendag kepada UKM Indonesia untuk memasuki pasar AS. “Para UKM binaan Kemendag diharapkan dapat mempersiapkan seluruh materi dengan baik, agar dapat mempromosikan produknya secara optimal dan mendapatkan kesan terbaik dari buyer meskipun hanya dilakukan secara virtual,” imbuhnya.

“Para importir AS juga merespons positif pelaksanaan business matching virtual ini, bahkan beberapa importir telah menyatakan ketertarikannya atas beberapa produk yang ditampilkan oleh para pelaku UKM Indonesia. Selanjutnya, ITPC LA akan memfasilitasi komunikasi lebih lanjut antara para pelaku UKM Indonesia dengan para importir sehingga dapat terwujud transaksi ekspor,” tutup Bayu.

Rangkaian business matching virtual kerja sama antara ITPC LA dan BBPEI ini akan dilanjutkan untuk sektor furnitur pada 17 Juli 2020, serta sektor fesyen dan pakaian pada 21 Juli 2020. Selain itu, pada 15 Juli 2020, ITPC LA juga bekerja sama dengan dengan KJRI San Francisco, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Pemerintah Daerah Jawa Timur untuk sektor mamin, furnitur, dan fesyen. Sebelumnya, business matching virtual juga dilakukan Atase Perdagangan Manila untuk sektor produk kebersihan di Filipina pada 11 Juni 2020.

Berdasarkan data BPS yang diolah Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-AS periode Januari─Mei 2020 tercatat sebesar 10,7 miliar, dengan surplus bagi Indonesia sebesar 3,70 miliar dolar AS. Sedangkan pada 2019, total perdagangan kedua negara mencapai 27,11 miliar dolar AS dengan surplus bagi Indonesia sebesar 8,58 miliar dolar AS.

Khusus untuk ekspor mamin Indonesia ke AS, pada periode Januari—April 2020 mencapai 293,63 juta dolar AS. Nilai ini tumbuh 29,69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor mamin Indonesia ke AS pada 2019 tercatat sebesar 730,4 juta dolar AS.

Tren ekspor mamin Indonesia ke AS selama lima tahun terakhir (2015─2019) tercatat positif sebesar 7,15 persen. Produk ekspor mamin terbesar Indonesia ke AS yaitu makanan laut, buah-buahan, makanan ringan, dan gula. (rls/kdg)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

NASIONAL

Pendaftaran BLT UMKM Diperpanjang hingga Akhir September
Peresmian Tirtoadi Smart Village. Foto/Ist

NUSANTARA

Berdayakan UMKM, Sleman Luncurkan Tirtoadi Smart Village
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

EKONOMI

Skema Pencairan BLT UMKM Rp2,4 Juta
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Kemenkop UKM

UMKM

Menkop Teten Prioritaskan 30 Persen Fasilitas Umum untuk UMKM
Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa) Parluhutan Simanjuntak

NASIONAL

Ketua Umum Pusatnusa: Kedaulatan Bangsa Ini Kembali Diuji oleh Vaksin Covid-19
Ilustrasi BLT UMKM Rp2,4 juta. Foto/Ist

NASIONAL

Belum Dapat BLT UMKM? Minta Rekomendasi ke 4 Pengusul Ini
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Foto/Ist

UMKM

Teten Masduki: Pelaku UMKM Akan Dapatkan Sertifikat Halal Gratis
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

UMKM

Batas Akhir Pencairan BLT UMKM Tahap II Besok