Home / NASIONAL

Kamis, 11 Februari 2021 - 21:32 WIB

Drone Pemberontak Houthi Hantam Bandara Saudi

Ilustrasi Rudal balistik Ashura. Foto/Istimewa

Ilustrasi Rudal balistik Ashura. Foto/Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemberontak Houthi di Yaman kembali meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) bersenjata yang menghantam Bandara Internasional Abha, Arab Saudi.

Dilansir Reuters, Kamis (11/2), serangan itu menimbulkan korban jiwa ataupun luka, tetapi sempat memicu kobaran api di sebuah pesawat penumpang. Pemberontak Houthi menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Menurut mereka, bandara itu kerap menjadi lokasi operasi militer pasukan koalisi pimpinan Saudi untuk menyerang pemberontak Houthi.

“Serangan drone itu menargetkan pesawat militer di Bandara Internasional Abha, yang dipakai untuk menyerang penduduk Yaman,” kata juru bicara kelompok Houthi, Yahya Sarie, melalui Twitter.

Pasukan koalisi Saudi menyatakan pada Rabu (10/2) sore waktu setempat mereka berhasil mencegat dua drone bersenjata yang mengarah ke pemukiman penduduk.

“Serangan terhadap bandara Abha adalah kejahatan perang dan membahayakan nyawa para penduduk dan pendatang,” demikian isi pernyataan pasukan koalisi.

Serangan itu terjadi setelah pemerintah Amerika Serikat yang merupakan sekutu Saudi berencana mencabut pemberontak Houthi dari daftar kelompok teroris. Padahal, AS sudah memperingatkan supaya kelompok Houthi tidak lagi menyerang Saudi.

Di sisi lain, Presiden AS, Joe Biden, mengatakan akan mengakhiri bantuan persenjataan dan informasi bagi Saudi terkait Perang Yaman. Dia menyatakan keputusan itu dilakukan guna mengakhiri penderitaan penduduk Yaman akibat peperangan.

Perang Yaman yang mulanya adalah perang sipil antara pemberontak Houthi dan pemerintah berkobar lebih besar sejak 2015. Saat itu Saudi dan pasukan koalisi memutuskan terlibat mendukung pemerintah Yaman, dan menuduh Iran membantu kelompok Houthi.

Iran tetap memasok senjata kepada pemberontak Houthi.

Sejak terlibat Perang Yaman, pasukan Saudi dan koalisi menggelar lebih dari 20 ribu serangan udara dengan harapan memukul mundur pemberontak. Namun, sepertiga dari serangan malah menghantam sekolah, pabrik, pasar dan rumah sakit.

(cnn)

Share :

Baca Juga

Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto/Antara

NASIONAL

Idham Minta Jajarannya Dukung Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri
Presiden RI Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Penanganan Bencana Harus Terintegrasi dari Hulu ke Hilir
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

Gempa M 4,2 Guncang Brebes, Terasa hingga Cirebon
Presiden Joko Widodo tengah rapat bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto/Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay

NASIONAL

Tembus Satu Juta, Jokowi Gelar Ratas Bahas Corona
Ilustrasi tsunami. Ist

NASIONAL

Tsunami 20 M Berpotensi Terjang Pantai Selatan Pulau Jawa
Petugas menyemprot cairan disinfektan di ruangan kelas SMK Kosgoro, Bogor. Foto/Antara

NASIONAL

Sekolah Tatap Muka Juli Minta Dievaluasi Karena Mutasi Corona
Ilustrasi--Masjid. Foto/MI

NASIONAL

Sekelompok Jamaah di Bandung Barat Deklarasi Tentara Allah
Foto/Kemenparekraf

NASIONAL

Pentingnya Media dalam Bangun Persepsi Publik di Era Pandemi