Home / NASIONAL

Sabtu, 5 Desember 2020 - 10:29 WIB

Eks GAM Kibarkan Bendera Bulan Bintang saat Milad

Warga mengibarkan bendera GAM. Foto/Ist

Warga mengibarkan bendera GAM. Foto/Ist

ACEH, BERITANUSA.id – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), memperingati Milad GAM yang ke-44 pada 4 Desember. Mereka juga mengibarkan bendera bulan bintang di sejumlah lokasi di Banda Aceh.

Berdasarkan pantauan, massa sempat konvoi di seputaran kota Banda Aceh dan memasangkan bendera bulan bintang di sejumlah tiang di ruas jalan. Namun, pengibaran bendera tersebut tidak berlangsung lama.

Aparat TNI-Polri langsung menurunkan bendera tersebut. Massa mengakhiri konvoi di Masjid Raya Baiturrahman. Di sana mereka hendak menaikkan bendera bulan bintang, tapi dihadang oleh petugas yang sudah berjaga di lokasi.

Dialog antara aparat keamanan dan massa sempat terjadi. Akhirnya massa hanya menyampaikan ikrar di halaman Masjid Raya Baiturrahman dan mendesak agar Pemerintah Indonesia merealisasikan seluruh butir-butir MoU Helsinki.

“Hari ini Milad GAM, Bendera Bulan Bintang wajib berkibar,” kata seorang massa sambil mengangkat bendera di halaman Masjid Raya Baiturrahmam, Jumat (4/12).

Dandim 0101/BS Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti mengatakan, ratusan massa itu hanya menyampaikan aspirasi saja. Meskipun, kata dia bendera ‘sakral’ GAM itu sempat berkibar sebentar.

“Mereka mengatakan ikrar bahwa bendera mereka bukan bendera separatis. Tapi saya sampaikan tidak ada bendera selain bendera merah putih,” kata Letkol Inf Abdul Razak kepada wartawan.

Kepada massa ia juga menyampaikan agar tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap menjaga jarak. “Tadi kita cuma mengingatkan untuk menjaga jarak. Tapi sempat berkibar (bendera bulan bintang) tapi sebentar saja,” ucapnya.

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA), Azhari Cagee mengatakan, tujuan memperingati Milad GAM agar masyarakat Aceh tidak lupa pada sejarah. Tentu, Azhari bilang semua mantan kombatan dengan sendirinya tergerak untuk merayakannya tanpa di instruksikan.

Azhari bilang terkait pengibaran bendera bulan bintang, pihaknya tidak menyuruh dan melarang. Sebab itu sudah menjadi bendera Aceh sesuai Qanun Nomor 3 tahun 2013, sehingga KPA tidak dalam kapasitas menyuruh dan melarang.

“Kita tidak menyuruh dan tidak melarang, nanti kalau menyuruh dan melarang akan dianggap itu bendera KPA, padahal itu bendera jelas bendera Aceh sesuai qanun,” ucapnya.

Soal Bendera Bulan Bintang ini masih menjadi polemik di tingkat Pemerintah Pusat karena dinilai mirip dengan Bendera gerakan separatis. Padahal sebelumnya, pada 25 Maret 2013, Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh telah mengesahkan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang penetapan Bendera dan lambang Aceh.

Hanya saja Pemerintah Pusat masih belum mengizinkan bendera itu untuk dikibarkan.

(ace)

Share :

Baca Juga

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 25 November 2020. Foto/ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

NASIONAL

KPK Tahan Edhy Prabowo Selama 20 Hari
Taman kota Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Taman-Hutan Kota Ditutup Saat Natal dan Tahun Baru
Komjen Agus Andrianto. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolri Listyo Lantik Komjen Agus Andrianto Jadi Kabareskrim
Ilustrasi -- Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris. Foto/Antara

NASIONAL

Densus Duga Ada 20 Ribu Kotak Amal Danai Teroris
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Ist

NASIONAL

Wagub DKI Pastikan Tak Ada Lagi Kerumunan Seperti di Petamburan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan. Foto/Polda Metro Jaya

NASIONAL

Polisi Bongkar Penyeludupan Sabu dalam Kemasan Teh Hijau
Kejaksaan Agung. Foto/MI

NASIONAL

3 Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana AJB Bumiputera Rp8 M
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Foto: Istimewa

NASIONAL

Banyak RS Belum Terbayarkan, Terawan Janji Begini