Home / NASIONAL

Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:01 WIB

Enam Kelompok Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid Tahap Awal

Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah akan memprioritaskan pemberian vaksin Covid-19 kepada 160 juta penduduk pada 2021. Total kebutuhan vaksin tersebut diperkirakan mencapai 320 juta dosis.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Airlangga Hartarto menjelaskan, beberapa kelompok masyarakat akan diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin. Di antara yang diprioritaskan yakni tenaga medis, aparat hukum dan pelayanan publik, tenaga pendidik, serta tokoh agama dan masyarakat.

“Sasaran penerima vaksin, pemerintah merencanakan penerima vaksin itu di garda terdepan itu sekitar paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik 3,4 juta (orang), butuhnya 6,9 juta,” kata Airlangga seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara virtual, Senin lalu.

Untuk 2021, ujar Airlangga, pemerintah menargetkan 135 juta warga divaksinasi. Pemberian vaksin berdasarkan Perpres Nomor 99 Tahun 2020 diestimasikan hingga 2022 dan dapat diperpanjang dengan kondisi tertentu.

“Dalam perencanaan untuk tahun 2021 itu sudah secure untuk kebutuhan 135 juta orang. Jumlah vaksin sekitar 270 juta untuk 2021. Sisanya nanti terus didorong untuk 2022,” ujar Airlangga.

Menko Perekonomian itu juga menjelaskan, terkait pengadaan vaksin, pemerintah terus mengupayakan kerja sama dengan sejumlah pihak serta mendorong produksi vaksin merah putih.

Perusahaan pembuat vaksin Sinovac, Sinopharm, dan Cansino sudah menyampaikan komitmennya untuk memasok vaksin.

“Sinovac, kita sudah punya schedule detail pengadaan 143 juta (dosis) dan seluruhnya awalnya akan bekerja sama dengan Bio Farma,” ungkapnya.

Sementara dengan Sinopharm, di tahun 2020 ini sekitar 15 juta dosis. Selanjutnya, dengan CanSino menjanjikan sekitar 100 ribu dosis di akhir Desember dan tahun depan sebesar 15 juta dosis.

Airlangga melanjutkan, sekarang Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN juga sedang melakukan negosiasi final dengan AstraZeneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

(heq/dbs)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

VIDEO: Sudah Lebih 6 Jam Banjir DKI Belum Surut
Warga di kota DKI Jakarta. Foto/ANTARA

EKONOMI

September, Laju Inflasi DKI Jakarta 0,02 Persen
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto/Ist

NASIONAL

Terbitkan SE, Tito Minta Kepala Daerah Antisipasi Bencana
Rizieq Shihab. Foto/AFP/Bay Ismoyo

NASIONAL

Sebulan Rizieq Kembali ke Tanah Air Berujung di Tahanan
Tim gabungan mencari korban tanah longsor di Sumedang. Foto/Basarnas

NASIONAL

36 Orang Tewas, 4 Hilang Korban Longsor Sumedang
Ilustrasi daya beli masyarakat. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Terus Berupaya Jaga Daya Beli Masyarakat
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan telah mencopot Kompol YP dari jabatan Kapolsek Astanaanyar karena diduga terlibat dan mengonsumsi narkoba bersama belasan anggotanya. Foto/Istimewa

NASIONAL

Tertangkap Narkoba, Kapolsek Astanaanyar Bandung Dicopot
Komisaris Jenderal Agus Andrianto bakal dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Rabu (24/2). Foto/Istimewa

NASIONAL

Kabareskrim: Penyidik Langgar SE Kapolri Diberi Sanksi