Home / EKONOMI / NASIONAL

Rabu, 30 September 2020 - 15:24 WIB

Erick Thohir Bakal Bubarkan 14 BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Liputan 6

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Liputan 6

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri BUMN Erick Thohir berencana membubarkan 14 perusahaan BUMN. Proses likuidasi itu nantinya melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA. Sebelumnya, Erick Thohir sudah memangkas jumlah BUMN dari 142 menjadi 107 BUMN.

“Ke depan akan ada BUMN yang akan dipertahankan dan dikembangkan ada 41 BUMN. Yang dikonsolidasikan atau dimerger ada 34, yang dikelola PPA 19 dan yang akan dilikuidasi melalui PPA ada 14. Ini akan membuat BUMN jadi ramping,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam sebuah diskusi secara virtual yang ditulis Selasa (29/9), dikutip dari Suara.

Dalam proses likuidasi, lanjut Arya, Kementerian berpedoman dari aturan pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2005 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Dan Perubahan Bentuk Badan Hukum Badan Usaha Milik Negara yang akan dibuat dalam waktu dekat ini.

Sehingga, Arya menjelaskan, dengan adanya aturan baru itu Kementerian yang tadinya tak bisa melakukan likuidasi menjadi boleh dilakukan.

BACA JUGA: Menkeu Jangan Sembarang Beri Modal untuk BUMN

“Kita mau perluasan supaya bisa melikuidasi, memerger perusahaan yang masuk dalam kategori dead weight. Yang mana artinya tidak mungkin lagi bisa diapa-apain,” kata Arya.

Arya menambahkan, salah satu BUMN yang dikatakan dead weight yaitu PT Merpati Nusantara Airlines yang mana saat ini sudah tak beroperasi tetapi perusahaan masih ada.

“Ada PT Industri Gelas misalnya, lalu PT Kertas Kraft, itu seperti itu. Kita enggak bisa apa-apa, karena enggak punya kewenangan untuk melikuidasi atau memerger perusahaan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merampingkan jumlah BUMN. Awalnya, sebanyak 142 BUMN setelah dirampingkan kini menjadi 107 perusahaan pelat merah.

BACA JUGA: Kementerian BUMN Harus Bersihkan Dugaan Proyek Fiktif Waskita

“Alhamdulillah dari 142 BUMN, sekarang ini yang kita bisa kategorikan namanya BUMN tinggal 107 (BUMN), sudah turun signifikan,” kata Erick.

Seakan tak puas, Erick bakal memangkas kembali jumlah BUMN, pada tahap kedua akan dipangkas hingga berjumlah puluhan BUMN. Perampingan BUMN tersebut merupakan salah satu program yang dicanangkan oleh Erick Thohir saat menjabat Menteri BUMN.

“Tahun ini kita kejar lagi, kalau bisa di angka 90-80 BUMN, bahkan kalau bisa 70 BUMN untuk beberapa tahun ke depan,” ucap dia.

Sementara itu, pengamat BUMN dari UI Toto Pranoto, seperti dikutip dari CNN Indonesia, menyambut baik rencana pembubaran 14 perusahaan pelat merah oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Bahkan, ia menilai keputusan tersebut akan membuat BUMN menjadi lebih sehat dan berdaya saing.

BACA JUGA: Jangan Masukkan BUMN Pariwisata ke ‘Holding’ Aviasi

Apalagi, ia melanjutkan, kebanyakan perusahaan-perusahaan yang akan dibubarkan memang berstatus non-aktif dan tak banyak berkontribusi baik dalam menyetor kas negara maupun menjadi perpanjangan tangan pemerintah sebagai penyedia layanan kepada masyarakat.

Namun, ia mengingatkan Erick untuk memperhatikan beberapa hal dalam proses likuidasi. Salah satunya, yaitu transparansi. Ia bilang valuasi aset harus objektif karena menyangkut uang negara.

Dalam melakukan ini, aset-aset maupun utang ke-14 perusahaan ini harus ditaksir oleh kurator atau pihak ketiga yang dapat berlaku obyektif atau independen.

“Nilai valuasi melibatkan para ahli, penaksir, kurator. Sehingga, pada hasil penilaian ini bisa diketahui berapa nilai yang fair (wajar),” katanya, Selasa (29/9) malam.

BACA JUGA: Proyek BUMN Dibawah Rp14 Miliar akan Diserahkan ke UMKM

Yang tak kalah penting, menurut Toto, pemenuhan hak karyawan dari perusahaan yang akan dibubarkan. Di tengah pandemi covid-19, diharapkan pekerja dapat dipindah ke perusahaan negara lainnya.

Namun, jika tak dimungkinkan, pekerja harus menerima haknya, seperti pesangon dan hak lainnya.

(heq/sua/cnn)

Share :

Baca Juga

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto/Ist

NASIONAL

SM Amin dan Soekanto Bakal Terima Gelar Pahlawan Nasional
Letusan Gunung Merapi terlihat dari bungker Kaliadem, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (17/11). Foto/Antara/Rudi

NASIONAL

Waspada, Status Gunung Merapi Naik Jadi Level Siaga
Demonstrasi menolak omnibus law di Jember, Jawa timur, Maret silam. Foto/Antara/Wahyu

NASIONAL

Buruh Desak DPR Panggil Menaker Soal UMP 2021
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Antara

NASIONAL

Anies Disebut Ingin PSBB Ketat Sebelum PPKM Diterapkan
Massa FPI berkumpul di markas mereka di Petamburan untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab. Foto/AFP

NASIONAL

Tiga Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan Belum Ditahan
Ilustrasi arus mudik libur panjang. Foto/Kompas

NASIONAL

Polri Siap Amakan Arus Mudik Jelang Libur Panjang Akhir Oktober
Gedung Merah Putih KPK. Foto/MI

NASIONAL

239 Penyelenggara Negara Tak Lengkapi LHKPN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/MI

EKONOMI

Warga DKI Harus Gunakan Dana BST untuk Kebutuhan Pokok