Home / NASIONAL

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:12 WIB

Fokuskan Pemulihan Ekonomi Indonesia melalui Riset dan Inovasi

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kondisi pandemi yang berdampak serius terhadap kondisi kesehatan dan juga ekonomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia menghadirkan kebutuhan akan langkah-langkah pemulihan yang tepat, cepat, dan dapat menyentuh seluruh kalangan.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, terdapat empat fokus yang dapat memulihkan ekonomi Indonesia dan mencegah kontraksi lebih dalam di masa pandemi ini.

“Kita ingin merespon berbagai masalah sekaligus ingin mencegah terjadinya kontraksi yang lebih dalam terhadap perekonomian kita. Sebagai komunitas riset dan inovasi, kita juga harus mempunyai langkah-langkah yang lebih terfokus,” jelas Menteri Bambang, seperti dikutip dalam rilis Kemenristek/BRIN di Jakarta, Kamis (27/8).

Saat hadir sebagai Keynote Speaker pada seminar virtual Thee Kian Wie Lecture Series V yang bertema ‘Kebijakan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan: Strategi Pemulihan Pascapandemi’ yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Rabu (26/8) Menteri Bambang menyampaikan, langkah yang dapat dilakukan saat ini adalah penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi itu sendiri.

Penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi merupakan kombinasi dari upaya penanganan yang dilakukan oleh pihak yang bergerak di bidang riset, kesehatan, farmasi, dan juga pemulihan ekonomi terutama terkait transformasi digital.

Menteri Bambang juga menjelaskan, bahwa tiga langkah terfokus selanjutnya adalah memperkuat daya saing bangsa, mencapai inklusifitas, serta keluar dari perangkap pendapatan menengah atau middle income trap. Menteri Bambang mengingatkan, jangan sampai kondisi pandemi menghalangi inklusifitas pembangunan Indonesia.

“Empat upaya yang difokuskan oleh komunitas riset dan inovasi serta lembaga kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, yakni memperkuat ekosistem inovasi, mengoptimalkan penggunaan anggaran riset, meningkatkan kemampuan adopsi teknologi dan inovasi, juga menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan,” terang Menteri Bambang.

Menteri Bambang mengungkapkan, Pembentukan Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 merupakan salah satu upaya menanggulangi virus corona yang diambil Kementerian Riset dan Teknologi. Menteri Bambang mejelaskan, bahwa konsorsium riset merupakan kolaborasi antara pemerintah, universitas, lembaga pemerintah non kementerian, industri, diaspora, asosiasi profesional, serta rumah sakit. (inf/pub)

Share :

Baca Juga

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12). Foto/Antara

NASIONAL

KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di DKI
Suasana sidang di Mahkamah Konstitusi, Rabu (19/6). Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A

NASIONAL

MK Gelar Sidang Gugatan UU Ciptaker Hari Ini
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Presiden Jokowi: Semoga Santri Bisa Jaga NKRI
Sejumlah peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Indonesia. Foto/Antara

NASIONAL

Registrasi Akun SNMPTN Diperpanjang hingga 23 Februari
PSBB transisi DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Pemprov DKI Bakal Segera Evaluasi PSBB Transisi
Basarnas berhasil mengangkat serpihan pesawat serta potongan tubuh korban dari laut. Foto/Media Indonesia/Ramdani

NASIONAL

RS Polri Terima 16 Kantong Jenazah Korban SJ182
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto/Antara

NASIONAL

Kasus Covid-19 di RI Tembus Satu Juta
Eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Foto/MI

NASIONAL

Rekening Puluhan Juta Milik FPI Diblokir