Home / NASIONAL

Jumat, 9 Oktober 2020 - 08:41 WIB

Gedung DPR RI Lockdown Usai 18 Anggota Dewan Terpapar Corona

Gedung DPR RI tengah dilakukan penyemprotan disenfektan. Foto/Suara

Gedung DPR RI tengah dilakukan penyemprotan disenfektan. Foto/Suara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Gedung Nusantara I DPR RI akhirnya ditutup atau lockdown setelah 18 anggota dewan terpapar virus corona (Covid-19). Lockdown akan dimulai pada Senin 12 Oktober hingga Minggu 8 November 2020.

“Karena berkaitan dengan sterilisasi ruang anggota dewan, tentu yang akan kami lockdown mulai Senin (12/10) nanti adalah zonasi Nusantara I,” kata Sekretaris DPR RI Indra Iskandar di Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (8/10).

Indra mengatakan, selama hampir sebulan itu tidak akan ada aktivitas di Gedung Nusantara I DPR RI. Gedung baru akan kembali buka pada masa persidangan bulan depan.

“Kita akan lakukan sampai dengan masa persidangan akan datang sampai 8 November,” ujarnya.

Menurut Indra, penerapan lockdown tersebut merupakan respon peraturan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain itu, kata Indra, lockdown dilakukan untuk mensterilkan ruangan di gedung tersebut.

“Nah, kita lakukan lockdown tetap kita melakukan ini prepare sebagai protap yang disampaikan Gubernur. Jadi tetap itu harus kita steril, harus kita lockdown untuk kita bersihkan,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 18 anggota dewan dinyatakan positif Covid-19 pada data per 6 Oktober 2020. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin.

“Ya, anggota ada 18 (yang terpapar Covid-19,” kata dia di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10) lalu.

Aziz juga mengungkapkan, ternyata bukan hanya anggota dewan saja yang terpapar corona. Tapi, kata dia, ada 40 orang yang terinfeksi termasuk 18 anggota dewan serta staf dan tenaga ahli yang bekerja di lingkungan DPR RI.

Menurut Azis, pilihan mempercepat masa reses dilakukan sebagai upaya agar penularan Corona di lingkungan DPR semakin meluas. Namun gedung DPR RI disebut tidak akan memberlakukan penutupan atau lockdown.

“Nggak, kita nggak menyebut lockdown, tapi kita melakukan penertiban-penertiban berdasarkan urgensi fleksibilitas berkaitan dengan pelayanan Dewan. Selebihnya kegiatan dilakukan dengan work from home,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10).

Atas kondisi tersebut, Anies sebelumnya telah menjelaskan berdasarkan Pergub 88 Nomor 2020, kegiatan perkantoran harus dihentikan selama 3 hari.

“Ketentuannya bahwa ketika ada kasus positif, maka di tempat itu kegiatan harus dihentikan selama 3 hari. Itu ketentuan yang harus dilaksanakan,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/10).

Anies mengungkapkan gedung tempat anggota dewan atau karyawan positif itu harus ditutup. Penutupan itu dilakukan tidak di seluruh kompleks parlemen.

“Ya makanya gedung tempat mereka bekerja itu yang harus ditutup. Bukan seluruh kompleksnya,” ucapnya.

(heq/dtk)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Presiden Jokowi Berencana Bantu Rp600 Ribu ke Setiap Pegawai Selama Enam Bulan
Anggota Brimob Polda Metro Jaya edukasi masyarakat soal pentingnya prokes. Foto/PMJ News

NASIONAL

Polda Metro Jaya Patroli Disiplin Protokol Kesehatan di Kabupaten Bekasi
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto/Ist

NASIONAL

Satgas Covid-19 Sebut Vaksin Didistribusikan Awal 2022
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Ist

NASIONAL

Kampus Mengajar Dinilai Berpotensi Jadi Pemborosan
Presiden Jokowi menyampaikan belasungkawa atas bencana di Sulawesi Barat dan Jawa Barat. Foto/Setneg

NASIONAL

Jokowi: Indonesia Peringkat ke-35 Negara Rawan Bencana
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Komjen Listyo Bakal Gencarkan Tilang e-TLE
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto/Ist

NASIONAL

3,5 Juta Data Calon Penerima Subsidi Gaji Tahap Tiga Telah Diterima
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Foto/Jawa Pos

NASIONAL

Kapolda Metro Imbau Warga DKI Rayakan Tahun Baru di Rumah