Home / EKONOMI

Rabu, 20 Januari 2021 - 11:06 WIB

Harga Pupuk Subsidi Naik Karena Penurunan Anggaran

Pekerja mengangkut pupuk bersubsidi dari gudang untuk didistribusikan. Foto/Antara

Pekerja mengangkut pupuk bersubsidi dari gudang untuk didistribusikan. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan salah satu penyebab Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi naik yakni penurunan anggaran subsidi pupuk tahun anggaran 2021.

Imbasnya, Kementan memutuskan untuk mengerek harga pupuk subsidi melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021.

“Dasarnya adalah adanya penurunan anggaran 2021 sebanyak lebih kurang Rp4,6 triliun,” kata Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Sarwo Edhy dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV, dikutip dari Antara, Rabu (20/1).

Dalam Permentan tersebut, harga pupuk bersubsidi menanjak. Misalnya HET pupuk urea meningkat Rp450 per kg dari Rp1.800 per kg menjadi Rp2.250 per kg. Lalu, HET pupuk SP-36 naik Rp400 per kg menjadi Rp2.400 per kg dan HET pupuk ZA naik Rp300 menjadi Rp1.700 per kg.

Sarwo menjelaskan bahwa pagu indikatif subsidi pupuk pada 2021 sebesar Rp25,27 triliun dengan volume 7,2 juta ton. Jumlah ini turun penurunan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp29,76 triliun dengan volume 8,9 juta ton.

Selain itu, kenaikan harga pupuk subsidi juga berdasarkan usulan petani melalui Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Kenaikan harga ini merupakan salah satu upaya Kementan menutup kekurangan anggaran pupuk bersubsidi tahun ini. Kementan mencatat kekurangan anggaran untuk alokasi pupuk bersubsidi secara rata-rata mencapai Rp7,3 triliun.

Selain kenaikan harga, Kementan melakukan dua strategi lainnya dalam mengoptimalkan anggaran subsidi pupuk tahun ini. Meliputi, menurunkan harga pokok produksi (HPP) dan mengubah formula pupuk NPK.

“Dari kenaikan HET kisaran Rp300 per kg sampai Rp450 per kg, itu kami mendapatkan efisiensi dana Rp2,57 triliun,” paparnya.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Ubah Rumus Perhitungan Upah Buruh
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah.

EKONOMI

Kebijakan Fiskal Ekspansi-Konsolidatif RAPBN 2021 Untuk Bangkitkan Ekonomi
Uang pecahan Rp5.000 tahun emisi 1975 tak akan berlaku lagi mulai akhir tahun 2020. Foto/Ist

EKONOMI

Segera Tukar, 6 Pecahan Uang Rupiah Tak Berlaku Lagi
Presiden Joko Widodo berswafoto dengan aparatur sipil negara saat peringatan hari ulang tahun ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Istora Senayan, Jakarta. Foto/Antara

EKONOMI

Rencana Gaji ASN Minimum Rp9 Juta Lukai Hati Rakyat
Kementan terus berkomitmen meningkatkan ekspor dan investasi untuk perkembangan dan penyerapan tenaga kerja. Harapannya ekspor ini akan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Foto/Kementan

EKONOMI

Kementan Ekspor 5 Ton Bahan Baku Obat ke Jerman
Aplikasi Bank BRI. Foto/Ist

EKONOMI

Cara Mudah Cek Penerima BLT UMKM Melalui Online
Pengemudi angkutan umum menunggu penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Foto/Antara

EKONOMI

Subsidi untuk Angkutan Umum dan Barang Masih Ada
Foto: Kementerian Keuangan

EKONOMI

Negara G20 Berkomitmen Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Kuat dan Berdaya Tahan