Home / NASIONAL

Kamis, 8 Oktober 2020 - 08:40 WIB

Hari Ini, Buruh dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Istana Tolak Omnibus Law

Ilustrasi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Foto/Ist

Ilustrasi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sejumlah organisasi buruh dan mahasiswa akan menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/10). Aksi ini menjadi rangkaian dari mogok nasional yang dilakukan kelompok buruh selama tiga hari sejak Selasa (6/10) di beberapa daerah.

“Iya (akan aksi) di Istana,” ujar Ketua Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos, Rabu (7/10) malam.

Nining menyebut aksi unjuk rasa dan mogok yang dilakukan buruh adalah hak dasar setiap warga. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah dan DPR yang tugal-ugalan melahirkan regulasi merugikan masyarakat.

Sekretaris Jenderal KASBI Sunarno memperkirakan sekitar 20 ribu orang berasal dari aliansi buruh, mahasiswa, dan masyarakat sipil yang akan mendatangi Istana Negara hari ini.

Sunarno menyebut massa akan mendesak Presiden Joko Widodo mencabut pengesahan UU Omnibus Law dan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

“Perkiraan dari buruh temen-temen mahasiswa dan organ gerakan lain, sekitar 20 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan kelompok buruh yang berada di bawah benderanya tak ikut ambil bagian dalam unjuk rasa di Istana bersama kelompok buruh lain dan mahasiswa.

Meskipun demikian, kata Said, pihaknya tetap menggelar aksi mogok nasional di wilayah dan pabrik masing-masing seperti dua hari sebelumnya.

“Buruh aksi di lingkungan pabrik masing-masing. Tidak ada aksi ke DPR atau Istana. Karena dari awal surat pemberitahuan nya seperti itu,” kata dia, Rabu (7/10) malam.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia juga ambil bagian dalam aksi menolak pengesahan UU Cipta Kerja di Istana Negara. Mahasiswa dari 300 universitas, baik dari Jabodetabek hingga wilayah lain seperti Kalimantan, Sumatera, hingga Sulawesi akan bergabung dengan kelompok buruh.

Gelombang penolakan UU Omnibus Law Ciptaker terus berlangsung selama dua hari lalu sejak DPR mengetok palu pengesahan UU penarik investasi itu. Kelompok buruh, mahasiswa, dan organisasi masyarakat sipil di berbagai daerah turun ke jalan mendesak pemerintah membatalkan UU tersebut.

Aksi massa setidaknay telah berlangsung di sejumlah daerah, seperti Bandung, Bekasi, Tangerang, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Makassar, dan sejumlah daerah lain.

(cnn/idn)

Share :

Baca Juga

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian, S.I.K. Foto/Istimewa

NASIONAL

Hari Pers Nasional, Polri Syukuran Bersama Insan Media
Warga menunjukkan jari yang telah ditetesi tinta pemilu usai memberikan hak suara untuk Pilkada 2020. Foto/Antara/Basri Marzuki

NASIONAL

100 dari 132 Sengketa Pilkada 2020 Kandas
Foto/Ist

NASIONAL

Penyelenggaraan Umrah Tunggu Dibukanya Penerbangan dan Protokol Kesehatan
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Kunjungi Kalteng, Jokowi Fokus Food Estate di Lahan 30 Ribu Ha
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Menteri KKP Ditangkap, Presiden Hormati Proses Hukum di KPK
Kemacetan tol. Foto: Istimewa

NASIONAL

Operator dan Penumpang Diminta Patuhi Protokol Kesehatan
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Jokowi Bentuk Satu Tim Terpadu untuk Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Letusan Gunung Merapi terlihat dari bungker Kaliadem, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (17/11). Foto/Antara/Rudi

NASIONAL

Gunung Merapi Alami 14 Kali Gempa Sejak Jumat Dini Hari