Home / TOPAD / UMKM

Kamis, 23 Juli 2020 - 11:41 WIB

Hentikan Pencitraan

Foto: Pusatnusa

Foto: Pusatnusa

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa).

BANGSA ini butuh ketulusan dan kemurnian hati dari para tokoh dan birokrat yang memiliki kuasa untuk membawa rakyat ini sejahtera dan berdaulat.

Dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat, tergerus dan membuat bangsa ini mudah diprovokasi dan dipecah belah. Bangsa yang dikenal memiliki daya juang tinggi dan pekerja keras terbukti dalam meraih kemerdekaan 1945, terkikis habis, dampaknya sangat terasa, padahal bangsa ini sangat kaya.

Pengeluaran anggaran bangsa ini dinilai banyak yang tidak produktif dan bocor ke kelompok dan individu tertentu, yang ironisnya ada yang digunakan oleh kelompok tersebut untuk kegiatan yang kontra produktif.

Terkait pencegahan Covid-19 dan dampaknya, terlihat berlomba untuk menciptakan program keberpihakan rakyat. Rakyat mengharap keberpihakan tersebut adalah tulus dan murni untuk rakyat dan penulis yakin betul akan tercapai sasaran yang diharapkan, jika kebijakan keberpihakan rakyat dimaksud didasarkan atas ketulusan.

Di satu sisi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat, namun telah menyadarkan bangsa ini bahwa yang mampu menopang bangsa ini survive adalah rakyat kecil dan para pelaku UMKM.

Diingatkan agar jangan terulang pengelontoran dana yang katanya disalurkan ke UMKM namun penyalurannya tidak tepat sasaran dan pertanggungjawabannya juga tidak jelas. Peringatan ini didasarkan oleh banyak contoh yang sudah-sudah, bahkan di tahun 2019 sebelum adanya Covid-19, beredar informasi munculnya dana sebesar Rp6 triliun yang dikucurkan ke nelayan melalui Bank BRI, namun hingga saat ini pertanggungjawabannya masih belum jelas.

Menyadari permasalahan tersebut, akhirnya dibentuklah perkumpulan nirlaba, yakni Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara atau PUSATNUSA. Diharapkan dengan adanya PUSATNUSA, dapat segera menginventarisasi UMKM yang benar-benar serius dan sungguh-sungguh dan mendampingi, dan memonitor serta mengawasi UMKM tersebut.

Perkumpulan ini adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Saat ini para relawan PUSATNUSA tengah bahu-membahu dan bergotong-royong untuk menyempurnakan sistem online yang sudah dikonsep dan melengkapi sarana dan prasarana perkumpulan.

Mari bergabung saudaraku, kita tunjukkan bahwa kita adalah rakyat yang tangguh dan bertanggungjawab, anggota yang ada diperkumpulan ini adalah rakyat yang benar-benar ingin berkembang dan membutuhkan perhatian serta bantuan dari pemerintah. Bertanggungjawab atas dana bantuan yang diterimanya dan produktif menghasilkan kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya bagi saudara yang membutuhkannya.

Semua informasi tentang PUSATNUSA dapat diakses di website www.pusatnusa.com.

Share :

Baca Juga

Ketua Umum PUSATNUSA Topad. Foto/Radhea Heqamudisa

NASIONAL

Pemberlakuan Kembali Ganjil-Genap Jakarta Tidak Tepat Sasaran

TOPAD

Sistem Eprocurement Menyamarkan Penguapan Anggaran Ratusan Triliun Per Tahun
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat bersama Menteri Sosial Juliari P Batubara mengunjungi perajin Comring (Comro Singkong Kering) merek Raja Rasa di Desa Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/11). Foto/Kemenkop UKM

NASIONAL

Menkop Sebut Penerima Bansos Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

EKONOMI

UMKM Harus Proaktif agar Dapat Restrukturisasi Kredit
Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan melantik sejumlah pengurus daerah. Foto: Beritanusa.id

TOPAD

Pidato Lengkap Ketua Umum PUSATNUSA saat HUT ke-75 RI
Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Mandiri-Grab Kerja Sama Salurkan Kredit Rp100 Juta ke UMKM

TOPAD

Mayat ABK Dilarung, Martabat NKRI Dikoyak, Dimana BP2MI
UMKM digital.

UMKM

Rencana Ratusan UMKM di Jakarta Dilatih Pemasaran Digital