Home / NASIONAL

Kamis, 24 September 2020 - 12:13 WIB

Hiburan Malam, Hotel dan Pernikahan Jadi Klaster Baru Covid-19 di Jakarta

JAKARTA, BERITANUSA.id – Penyebaran virus corona (Covid-19) di Jakarta kian masif. Klaster-klaster baru penyebaran virus corona di ibu kota juga mulai bermunculan, sehingga kasus positif meningkat meningkat tinggi.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan setidaknya ada tujuh klaster baru penyebaran Covid-19 di Jakarta sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi 4 Juni hingga 12 September 2020. Hal itu berdasarkan analisis Tim Satgas dari data Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

“Di sini ada beberapa yang baru yang sebelumnya tidak ada. Contohnya klaster hotel sudah mulai ada, pesantren, hiburan malam,” kata Dewi dalam dialog Covid Dalam Angka di Youtube BNPB, Rabu (23/9).

Dari data yang dipaparkan Dewi, tercatat klaster hotel sebanyak 3 kasus. Menurut dia, hal ini ditemukan setelah Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan contact tracing atau pelacakan.

“Dilihatnya memang dari hotel itu tiga orang ini punya kontak di sana sebenarnya. Ini yang masih dalam penyelidikan sebenarnya, tapi muncul tempat baru yang ternyata berpotensi penularan,” jelas Dewi.

Selain klaster hotel, muncul juga klaster pesantren dengan 4 kasus, klaster hiburan malam 5 kasus, serta klaster pengungsian 6 kasus. Kemudian klaster sekolah 19 kasus, klaster kegiatan pernikahan 25 kasus, dan klaster panti asuhan 36 kasus.

“Kegiatan pernikahan juga mulai muncul. Ada 25 orang terinfeksi, walau kecil, tapi ini berpotensi jadi tempat penularan. Ini harus diperketat kembali,” tuturnya.

Kemunculan klaster-klaster baru di Jakarta ini menandakan agar masyarakat untuk tetap mematuhi aturan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dewi juga meminta agar masyarakat untuk lebih mewaspadai penyebaran Covid-19.

“Ini beberapa contoh bermunculan klaster baru yang sebelumnya belum ada. Artinya kita harus lebih waspada lagi,” tuturnya.

Dewi juga mengatakan, sampai saat ini masih ada tiga klaster besar di DKI, yakni rumah sakit, komunitas, dan perkantoran.

Klaster rumah sakit merupakan kasus-kasus yang dicatat dari pasien atau laboratorium di mana warga aktif memeriksakan diri sendiri. Jumlah kasus positif dari klaster ini berjumlah 24.400 kasus atau menyumbang 63,46 persen kasus di Jakarta.

Kemudian, klaster komunitas yang termasuk di dalamnya klaster keluarga. Menurut Dewi, klaster komunitas menyumbang 15.133 kasus atau 39,36 persen dari kasus positif Covid di Ibu Kota.

Berikutnya klaster perkantoran muncul sebagai klaster ketiga terbanyak. Dari catatan Dewi, kasus klaster perkantoran di Jakarta mencapai 3.194 kasus atau sekitar 8,31 persen.

(cnn/bnp)

Share :

Baca Juga

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Surpiyanto. Foto/TNI

NASIONAL

Kasum TNI Tinjau Latihan Penanganan Force Down Pesawat Asing
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

Konsep PAM Swakarsa Versi Listyo Sigit Prabowo
Ilustrasi--kotak amal. Foto/IstIlustrasi--kotak amal. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi: Jamaah Islamiyah Cari Uang Lewat Kotak Amal
Warga yang tergabung dalam Pergerakan Umat Islam melakukan unjuk rasa bertajuk Aksi Penyelamatan Pancasila dari Komunisme. Foto/Antara

NASIONAL

FPI Cs Demo ke Istana Tuntut Pembebasan Rizieq Jumat Ini
Vaksin sionvac dinilai Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) terbuat dari bahan yang aman untuk manusia. Foto/Antara

NASIONAL

Efikasi 65,3 Persen, Vaksin Sinovac Cukup Meyakinkan
Sebagian pekerja di DKI Jakarta saat PSBB. Foto/MI

NASIONAL

Update Corona 4 Februari: Tambah 11.434, Positif 1.123.105
Ilustrai--Penemuan black box pesawat Lion Air JT610 PK-lQP. Foto/AFP

NASIONAL

Black Box SJ 182 yang Ditemukan Dibawa ke JICT
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Wagub DKI Positif Covid, Gedung B Balai Kota Lockdown