Home / NASIONAL

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 10:37 WIB

Ibadah Umrah Dibuka, Jemaah Indonesia Tunggu Keputusan Saudi

Ibadah umrah dan haji. Foto/Saudi Express

Ibadah umrah dan haji. Foto/Saudi Express

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah Arab Saudi membuka kembali kegiatan ibadah umrah setelah lama ditutup akibat pandemi Covid-19. Namun hingga kini Saudi belum memberikan kepastian kapan jemaah dari luar negeri, termasuk Indonesia, diizinkan melaksanakan umrah.

“Belum ada kepastian terkait izin keberangkatan jemaah umrah Indonesia. Kita masih menunggu dan berkoordinasi dengan pihak perwakilan di KJRI Jeddah,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar melalui keterangan resminya, Sabtu (3/10).

Nizar memahami Saudi akan memberlakukan pembukaan umrah secara bertahap. Di tahap pertama, hanya warga Saudi dan ekspatriat yang berdomisili atau bermukim di wilayah kerajaan yang diizinkan melaksanakan umroh pada 4 Oktober 2020.

“Izin ini hanya untuk 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu 6.000 jemaah umroh per hari,” kata dia.

Tahap kedua, Saudi mengizinkan ibadah umroh dan sholat di Masjidil Haram bagi warga Saudi dan mukimin pada 18 Oktober 2020. Kapasitasnya ditingkatkan menjadi 75 persen dari kapasitas normal Masjidil Haram.

“Sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umroh per hari dan 40 ribu jemaah sholat per hari,” ucap Nizar.

Sedangkan di tahap ketiga, warga Saudi, mukimin maupun jemaah dari luar negeri sudah diizinkan melaksanakan umroh dan sholat di Masjidil Haram pada 1 November. Diharapkan Masjidil Haram dapat menampung 100 persen kapasitas normal.

Di tahap ini, jumlah jemaah ditetapkan sesuai protokol kesehatan. Rinciannya, 20 ribu jemaah umroh dan 60 ribu jemaah sholat per hari.

“Namun, ini masih menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19. Kemenkes Saudi nanti akan merilis daftar negara dari luar Kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan umroh,” kata dia.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, mengatakan GACA Circular Saudi telah menerbitkan daftar negara yang belum diizinkan masuk untuk penerbangan non-umroh. Dalam surat Nomor 4/6346 tanggal 15 September, ada tiga negara yang belum diizinkan masuk yaitu India, Brasil dan Argentina.

“Jadi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari Saudi untuk penerbangan umroh,” kata Endang.

Lebih lanjut, Endang mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Saudi.

“Semoga Indonesia termasuk yang diizinkan untuk memberangkatkan jemaah umrah pada 1 November mendatang,” tandasnya.

(heq/kag)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi -- Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris. Foto/Antara

NASIONAL

Polisi Ungkap Belasan Terduga Teroris JAD Makassar Anggota FPI
Polisi tengah mengatur lalu lintas di DKI Jakarta. Foto/Media Indonesia

NASIONAL

Jalan Sekitar Istana Ditutup, Berikut Rekayasa Lalin saat Demo Omnibus Law
Petugas menyemprot cairan disinfektan di ruangan kelas SMK Kosgoro, Bogor. Foto/Antara

NASIONAL

Kemendikbud Sebut Sekolah Tatap Muka Kebijakan Pemda
Demo mahasiswa tolak omnibus law UU Cipta Kerja. Foto/JPNN

NASIONAL

Stafsus Milenial Jokowi Ajak Mahasiswa ke Istana Bahas Ciptaker
Upacara kemerdekaan RI. Foto/Ist

NASIONAL

HUT ke-75 RI Akan Diselenggarakan Secara Daring atau Online
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara penyerahan jabatan (sertijab) dua Perwira Tinggi (Pati) TNI yaitu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, hari ini Kamis (25/2). Foto/ dok TNI

NASIONAL

Panglima TNI Lantik Dua Pati Hari Ini
Vaksin Sputnik V produksi Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology Rusia. Foto/AFP

NASIONAL

Kemenkes-BPOM Pantau Pengembangan Vaksin Nusantara
Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis pil koplo (psikotripika dan obat berbahaya). Foto/Detik

NASIONAL

Polda DIY Ungkap 14 Kasus Narkoba Selama September-Oktober