Home / GLOBAL

Selasa, 24 November 2020 - 19:49 WIB

Indonesia Jadi Ketua G20 2022, Lanjutkan Isu Krusial

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto/antara

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto/antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Indonesia akan mendapat giliran menjadi presiden G20 pada 2022 mendatang.

Menurut Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, kemungkinan besar pemerintah akan melanjutkan tema pembahasan yang menjadi fokus dalam pertemuan tahun ini.

“Sebagai anggota Troika G20, Indonesia sudah akan aktif sejak 2021 ini, antara lain melanjutkan isu-isu yang sudah disepakati leaders G20 (di bawah keketuaan Saudi),” kata Juru Bicara Kemenlu RI, Teuku Faizasyah, melalui keterangan resminya, Senin (23/11).

Hal-hal yang menjadi perhatian utama dalam KTT G20 yang digelar Arab Saudi secara virtual tahun ini adalah persoalan pentingnya menjaga prinsip kebersamaan di tengah situasi pandemi virus corona. Selain itu, upaya pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi juga menjadi sorotan.

BACA JUGA:  Penerbitan Kartikatur Nabi Muhammad Lukai Umat Islam

Diharapkan tidak ada satupun negara di dunia yang dibiarkan sendirian menangani pandemi, termasuk soal harapan distribusi vaksin virus corona yang merata.

Selain itu, fokus KTT G20 tahun ini adalah tentang pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Terutama soal menekan jumlah emisi karbon dan menjaga dunia dari perubahan iklim.

Salah satu fokus utama lainnya dalam KTT G20 tahun ini adalah memperketat pengawasan terhadap upaya pencucian uang atau pengiriman dana bagi kelompok teroris.

“Masih perlu waktu untuk memproses agenda di 2022, karena ekonomi global sangat dinamis di masa Covid,” lanjut Faizasyah.

BACA JUGA:  Indonesia Siap Gelar Forum Penanganan Bencana Dunia pada 2022

Indonesia akan menggelar KTT G20 pada 2022 setelah bertukar tempat dengan India.

Menurut Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, perubahan rencana tersebut disepakati karena Indonesia juga akan menjadi ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 2023.

“Sejak awal kepemimpinan Indonesia dijadwalkan pada 2023,” katanya dalam konferensi pers seperti dikutip AFP.

“Namun mengingat pada tahun 2023 Indonesia juga akan menjabat sebagai ketua ASEAN, maka Indonesia telah membahas (untuk menukar) waktu ketua G20 dengan India,” lanjutnya.

“India juga memiliki permintaan yang sama untuk mengubah kepresidenan G20 pada tahun 2023.”

Tahun depan, Italia akan menjadi ketua G20.

(afp/kem/lu)

Share :

Baca Juga

Foto: Istimewa

GLOBAL

Kisruh, Israel Gelar Pemilu ke-4 dalam Dua Tahun
Militer Korea Utara. Foto/AFP

GLOBAL

Korut Bakal Gelar Parade Senjata Besar-besaran Meski Lockdown
Kecelakaan bus dan kereta api di Thailand. Foto/Ist

GLOBAL

Kecelakaan Bus-Kereta di Thailand Tewaskan 20 Orang
Seorang pria telah sembuh dari infeksi virus korona infection meninggalkan rumah sakit di Wuhan, Hubei, Tiongkok, Rabu (10/3/2020). Foto/AFP

GLOBAL

China Izinkan Tim WHO Masuk Teliti Covid-19
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan kunjungan kerja dengan mitranya di Inggris, Menlu Dominic Raab. Foto/Ist

GLOBAL

Indonesia-Inggris Bahas Soal Kerja Sama Vaksin Covid
Ilustrasi Korea Selatan. Foto/AFP

GLOBAL

Korsel Sahkan RUU Larangan Propaganda ke Korut
DK PBB menolak resolusi AS perpanjang embargo senjata Iran. (Foto: Dok. Kemlu RI)

GLOBAL

PBB Tolak Usul AS Perpanjang Embargo Senjata Iran, RI Abstain.
Kasus Covid-19 di Meksiko resmi tembus satu juta pada Sabtu (14/11) waktu setempat. Foto/AFP

GLOBAL

Kasus Positif Covid-19 di Meksiko Tembus 1 Juta