Home / EKONOMI

Jumat, 19 Februari 2021 - 15:30 WIB

Indosat Bakal Jual 4.000 Menara

Satellite receiver milik PT. Indosat. Foto/MI

Satellite receiver milik PT. Indosat. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Indosat Tbk akan menjual kurang lebih 4.000 menara telekomunikasi mereka. Saat ini, perusahaan tengah menjajaki transaksi penjualan dengan mitra potensial yang enggan disebutkan.

Rencana ini disampaikan emiten berkode ISAT itu dalam keterbukaan informasi ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Keterbukaan tertuang di Surat No.77/AT0-ATA/LGL/21 pada 17 Februari 2021.

Surat itu ditembuskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, dan Indonesian Capital Market Electronic Library (ICaMel).

“PT Indosat Tbk akan mejajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara perseroan. Perseroan masih dalam tahap awal penjajakan transaksi tersebut,” ujar Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Natasha Nababan, dikutip Jumat (19/2).

Bila negosiasi lancar dan transaksi terjadi, maka transaksi akan dilakukan secara material sesuai aturan main yang berlaku dari OJK.

“Begitu informasi material lebih lanjut sehubungan dengan kemungkinan transaksi tersebut ada, maka hal tersebut akan kami sampaikan ke pihak yang berwenang,” katanya.

Di sisi lain, manajemen memastikan penjualan menara ini tidak akan terdampak material pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, hingga kelangsungan usaha perusahaan.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Sejumlah orang mengemas paket bansos di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta. Foto/MI

EKONOMI

Karena Corona, Belanja Bansos Naik Hampir Dua Kali Lipat
Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7), bakal calon ibu kota baru. Foto/Antara

EKONOMI

Konstruksi Ibu Kota Baru Tinggal Tunggu Jokowi
Ilustrasi daftar Kartu Prakerja. Foto/Ist

EKONOMI

46 Persen Peserta Prakerja Dapat Kerja Lagi
Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) melakukan penelitian dalam rangkaian rangkaian pra feasibility study atau studi kelayakan (pra FS) pemanfaatan arus laut dalam pembangkit listrik tenaga arus laut, di Selat Pantar, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto/Ist

EKONOMI

NTT Berpotensi Jadi Tempat Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut
Moda transportasi di DKI Jakarta commuter line (KRL). Foto/Ist

EKONOMI

Uji Coba Jalur Baru, KCI Ubah Jadwal KRL hingga 6 Desember
Kantor Bank Indonesia. Foto/Ist

EKONOMI

BI Harus Cari Terobosan Baru Agar Utang Tak Bebani APBN
Ilustrasi-- Warga beraktivitas kawasan padat penduduk di Petamburan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Foto/MI

EKONOMI

Penduduk Miskin RI Bertambah 1,13 Juta Orang Akibat Corona
ANTARA FOTO/Lucky R.

EKONOMI

Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Bisa Bangkitkan Pariwisata