Home / NASIONAL

Kamis, 11 Februari 2021 - 10:38 WIB

Investigasi Pencarian CVR Sriwijaya SJ 182 Dilanjutkan

Upaya pencarian korban kecelakaan Sriwijaya Air. Foto/Antara

Upaya pencarian korban kecelakaan Sriwijaya Air. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Komite Aksi Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan bakal melanjutkan investigasi untuk mencari Crash Survivable Memory Unit (CSMU) dari Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya SJ 182 yang belum ditemukan.

“Sampai dengan laporan ini diterbitkan, CSMU dari CVR masih belum berhasil ditemukan dan pencarian masih dilakukan,” Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan, Kapten Nurcahyo Utomo dalam konferensi pers daring, Rabu (10/2).

CVR adalah bagian lain dari blackbox pesawat yang merekam percakapan pilot di ruang kokpit. Kotak itu disebut paling tahan benturan dan tahan panas hingga suhu 1.000° C selama 1 jam.

Dari dua kotak hitam, KNKT hingga saat ini baru menemukan blackbox yang menyimpan data penerbangan lewat Flight Data Recorder (FDR) yang ditemukan pada 12 Januari lalu atau tiga hari pasca jatuh.

Nurcahyo menjelaskan bahwa tim investigasi hingga saat ini juga masih memeriksa beberapa komponen, termasuk unit ground proximity warning system (GPWS) yang ditemukan.

GPWS adalah sistem yang dirancang untuk memperingatkan pilot jika pesawat mereka dalam bahaya, dengan dekat dengan permukaan tanah atau hambatan lain.

Investigasi termasuk dilakukan untuk menyelidiki dugaan tuas pengatur tenaga penggerak atau autothrottle pesawat, yang sebelumnya sempat dinyatakan rusak kendati telah dinyatakan normal.

“Tim investigasi akan melanjutkan investigasi dengan mendalami beberapa hal, antara lain sistem autothrottle dan komponen terkait beserta perawatannya, dan faktor manusia dan organisasi,” kata Nurcahyo.

Nurcahyo mengaku masih belum dapat memastikan penyebab kerusakan pada autothrottle. Dia menyebut tuas itu terkait dengan 13 komponen lain dengan pesawat.

“Komponen yang mana kami tidak bisa menentukan, karena ada 13 komponen yang terkait terhadap gerakan autothrottle, yang kami lihat throttle bergerak tapi masalahnya di mana saat ini kami belum bisa menentukan,” kata dia.

Ia mengatakan, investigasi juga akan melibatkan National Transportation Safety Board Amerika Serikat, tempat pesawat itu dibuat. Termasuk Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) Singapura, sebagai negara yang memberikan bantuan selama investigasi.

“Investigasi masih berlanjut jika ditemukan isu keselamatan, maka KNKT akan segera memberitahukan kepada pihak terkait agar segera ditanggulangi,” kata dia.

Pesawat Sriwijaya SJ 182 jatuh di perairan Kepuluan Seribu hanya empat menit setelah terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada 9 Januari lalu.

Pesawat itu membawa total 62 penumpang dengan rincian, enam awak pesawat aktif. Kemudian 56 penumpang, terdiri dari 40 dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga balita.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Gedung Asabri. Foto/Istimewa

NASIONAL

Aset 8 Tersangka Korupsi Asabri di Luar Negeri Ditelusuri
Ilustrasi RCTI dan Inews. Ist

NASIONAL

Kontroversi Layanan OTT
Demo omnibus law di Jakarta. Foto/Tribunnews

NASIONAL

Polisi Tetapkan 131 Tersangka Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Presiden Joko Widodo berswafoto dengan aparatur sipil negara saat peringatan hari ulang tahun ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Istora Senayan, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

SE Kemenag Larang ASN Gabung FPI dan HTI
Kebakaran kantor Kejaksaan Agung. Foto/Ist

NASIONAL

Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Kantor Kejaksaan Agung
Warga berjalan melintasi banjir di Kebon Pala, Jatinegara, Selasa (22/9). Banjir tersebut terjadi karena luapan Sungai Ciliwung. Foto/Antara

NASIONAL

Sejumlah Wilayah DKI dan Bekasi Banjir Pagi Ini
Ilustrasi--Pekerja mengumpulkan puing bangunan yang rusak berat gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah. Foto/Antara

NASIONAL

81 Korban Tewas Akibat Gempa Sulbar
Pengunjung mengenakan masker mengunjungi Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Foto/MI

NASIONAL

Daerah Harus Belajar dari PPKM Jakarta dan Jabar