Home / NASIONAL

Kamis, 24 September 2020 - 15:47 WIB

Iuran BPJS Ketenagakerjaan Dibebaskan 99 Persen, Begini Syaratnya

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. Ist

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – BPJS Ketenagakerjaan akan membebaskan pembayaran iuran para peserta sebesar 99 persen. Keringanan iuran tersebut bakal berlangsung hingga tahun depan sebagai akibat pandemi Covid-19.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis menjelaskan, keringanan iuran tersebut dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2020 tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Selama Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19.

“Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) akan mendapatkan potongan sebesar 99 persen,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/9).

Sementara itu, Ilyas menjelaskan untuk peserta program Jaminan Pensiun (JP) akan dikenakan penundaan pembayaran sebesar 99 persen. Sehingga peserta hanya membayar 1 persen saja.

Khusus JP, iuran yang tertunggak selama 2020, wajib dibayarkan secara bertahap pada tahun setelahnya.

“JP 99 persennya ditunda, bukan dibebaskan, harus diselesaikan kemudian,” kata dia.

Selain itu, juga diberikan keringanan denda keterlambatan pembayaran iuran program dari JKK, JKM, JHT, hingga JP dari awalnya 2 persen menjadi 0,5 persen.

“Semua program mendapat keringanan kalau membayar tidak tepat waktu,” jelasnya.

Jangka waktu pembayaran iuran diperpanjang dari semula setiap tanggal 15, kini menjadi tanggal 30 bulan berikutnya. Keringanan berupa potongan dan penundaan ini akan mulai berlaku sejak Agustus hingga Januari 2021.

Lantas, apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan manfaat tersebut?

Untuk mendapatkan manfaat program JKK dan JKM, pekerja penerima upah dan bukan penerima upah yang sudah terdaftar disyaratkan melunasi iuran sejak bergabung hingga Juli 2020 tanpa menunggak.

Sementara, mereka yang baru akan bergabung juga dapat menikmati fasilitas sama asalkan membayar iuran kepesertaan secara penuh untuk 2 bulan pertama. Setelahnya, pada bulan ketiga dan seterusnya peserta hanya membayar 1 persen saja. Sisa tanggungan digratiskan oleh pemerintah.

“Ini diberikan langsung secara otomatis tanpa pengajuan,” ucap Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis.

(heq/cnn)

Share :

Baca Juga

Bendera Merah Putih. Foto: Istimewa

NASIONAL

Mulai Awal Agustus, Kibarkan Bendera Merah Putih
Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Gatot Eddy Pramono. Foto/Ist

NASIONAL

Polri Akan Bangun 34 Polres Baru Tahun Depan
Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

Polisi Usut Dugaan Kejanggalan Saldo Rp22 M Raib dari Maybank
Sejumlah puing dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Foto/Antara

NASIONAL

RS Polri Terima 155 Kantong Jenazah Korban SJ 182
Ilustrasi -- Longsor menutup akses jalan alternatif menuju kawasan puncak Bogor. Foto/Medcom

NASIONAL

Jalur Cianjur-Bogor Longsor, Buka Tutup Arah Puncak
Vaksin Covid-19 produksi Bio Farma. Foto/Istimewa

NASIONAL

Bio Farma Distribusikan 2,3 Juta Dosis Vaksin ke 4 Provinsi
Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda. Foto/Ist

NASIONAL

TNI Respons soal Benny Wenda Deklarasikan Papua Merdeka
Sejumlah peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Indonesia. Foto/Antara

NASIONAL

Registrasi Akun SNMPTN Diperpanjang hingga 23 Februari