Home / NASIONAL

Selasa, 23 Februari 2021 - 07:33 WIB

Jokowi Minta Pembakar Hutan Ditindak Tegas

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penegak hukum dan pemangku jabatan untuk menindak tegas para pembakar hutan. Kepala Negara mengingatkan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jangan sampai menjadi sentimen negatif negara tetangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Senin (22/2).

“Saya minta langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi. Saya kira Pak Kapolri tahu lah apa yang harus dilakukan di sini, karena pengalaman kemarin sudah melakukan itu,” jelas Jokowi seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“Penegakan hukum tegas kepada siapa pun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik itu di konsesi milik korporasi/perusahaan, maupun masyarakat,” sambungnya.

Menurut Jokowi, sanksi yang diberikan kepada para pembakar hutan harus bisa menimbulkan efek jera. Sanksi tersebut dapat berupa administrasi hingga pidana berupa ancaman penjara.

“Ini semuanya harus tahu agar ada efek jera. Terapkan sanksi yang tegas bagi pembakar lahan, baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana,” tuturnya.

Presiden mengatakan, jangan sampai karena masalah ini Indonesia menanggung malu dalam pertemuan negara-negara anggota ASEAN. Sebab, persoalan karhutla menimbulkan kabut asap lintas batas.

“Jangan sampai kita ini malu di ASEAN Summit, pertemuan negara-negara ASEAN, ada satu, dua, tiga negara yang membicarakan lagi mengenai ini. Dalam lima tahun ini sudah nggak ada,” terangnya.

“Jangan sampai dibuat ada lagi, saya titip itu. Malu kita. Dipikir kita nggak bisa selesaikan masalah ini, bisa. Tadi disampaikan Bapak Menko Polhukam, sudah turun 88 persen, kalau bisa ditingkatkan lagi dari angka itu,” imbuhnya.

(set/pre)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi covid-19.

NASIONAL

Update Kasus Corona 21 Agustus: 149.408 Positif, 102.991 Sembuh
Material kayu dan lumpur akibat banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Foto/istimewa/WA Group Relawan Bogor

NASIONAL

Banjir Bandang Terjang Puncak Bogor
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ist

NASIONAL

Penjelasan Anies Baswedan Soal Pemberlakuan PSBB
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Komjen Listyo Bakal Gencarkan Tilang e-TLE
Ilustrasi rute pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak yang jatuh di atas Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Ilustrasi/Pixabay

NASIONAL

Polri Pastikan Tak Ada Data Ganda Penumpang SJ 182
Gedung DPR RI tengah dilakukan penyemprotan disenfektan. Foto/Suara

NASIONAL

Baleg DPR Klaim Draf UU Ciptaker yang Beredar Bukan Naskah Asli
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta menilai sumur resapan alias drainase vertikal yang menjadi salah satu upaya Gubernur DKI Anies Baswedan guna menangkal banjir belum bekerja efektif. Foto/Antara

NASIONAL

Sumur Resapan Anies Tak Cukup Tangkal Banjir Jakarta
Deretan karangan bunga untuk TNI-Polri. Foto/PMJ

NASIONAL

Deretan Karangan Bunga TNI-Polri Tindak Tegas Ormas Radikal