Home / EKONOMI / NASIONAL

Jumat, 17 Juli 2020 - 17:05 WIB

Jokowi: Percepat Belanja Daerah untuk Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi

Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

BOGOR, BERITANUSA.id – Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah untuk mempercepat belanja pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian di tengah pandemi ini. Menurutnya, pembelanjaan anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan satu-satunya cara untuk dapat bertahan sekaligus memulihkan ekonomi nasional.

“Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya. Yang bisa diharapkan sekarang ini yaitu belanja pemerintah,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada para gubernur yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu lalu.

Presiden mengingatkan bahwa anggaran pemerintah daerah yang masih mengendap di bank saat ini sebesar Rp170 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut masih tergolong besar.

Tiap harinya, Presiden kini memantau penyerapan anggaran kementerian dan saat ini Kepala Negara juga memegang informasi mengenai penyerapan anggaran pemerintah daerah.

“Uang Pemda yang ada di bank itu masih Rp170 triliun, besar sekali ini. Saya sekarang cek harian. Kementerian saya cek harian, berapa realisasi, ketahuan semuanya. Harian pun sekarang ini saya pegang, provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memerinci penyerapan belanja modal sejumlah daerah yang menurutnya masih tergolong rendah.

“Birokrasi kita harus kita ajak agar ada speed di sini. Hati-hati, ini kalau tidak kita ingatkan, belanja modalnya masih rendah-rendah semuanya,” kata Presiden.

Sama halnya dengan apa yang disampaikan kepada jajaran di Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan bahwa dalam situasi saat ini manajemen pemerintahan yang harus digunakan ialah manajemen dalam konteks krisis. Maka itu diperlukan kerja-kerja luar biasa pemerintah daerah untuk dapat menangani dampak pandemi di daerahnya masing-masing baik dari sisi kesehatan maupun ekonominya.

“Saya meyakini para kepala daerah, utamanya para gubernur, bisa mengontrol manajemen pengendalian Covid ini sehingga benar-benar kita dianggap memiliki kemampuan dalam mengelola negara ini,” tandasnya. (hms/pri)

Share :

Baca Juga

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. Foto/MI

NASIONAL

Formasi ASN 2021 Akan Diumumkan Akhir Maret
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana. Foto/Ist

NASIONAL

Tak Tegakkan Prokes, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot
Ilustrasi orang pakai masker. Foto/Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 7 September: 196.989 Positif, 140.652 Sembuh
RS Ummi Bogor. Foto/Ist

NASIONAL

Polri Bakal Periksa 4 Direktur RS Ummi Bogor Soal Uji Swab Rizieq
Banjir di Kalideres, Jakarta barat. Foto/MI

NASIONAL

BMKG Sebut 5 Provinsi Siaga Banjir 22-23 Februari
Petugas menuntun sepeda motor saat banjir menggenangi wilayah Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Sudah Lebih 6 Jam Banjir DKI Belum Surut Lewati Target Anies
Kepadatan kendaraan roda empat dari arah Bogor menuju Jakarta di Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur , Senin (1/5). Foto/ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

NASIONAL

Dipangkas 3 Hari, Total Libur Akhir Tahun Jadi Delapan Hari
Presiden Joko Widodo membuka Inovasi Indonesia Expo 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 10 November 2020. Foto/BPMI

NASIONAL

Jokowi: Tidak Ada Tempat di Tanah Air Bagi Terorisme