Home / NASIONAL

Rabu, 9 September 2020 - 09:15 WIB

Jokowi: Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak Hal Mutlak

Presiden RI Joko Widodo. BPMI/Setpres

Presiden RI Joko Widodo. BPMI/Setpres

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden RI Jokowi menegaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini merupakan hal yang paling penting. Untuk itu, pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat dalam tahapan Pilkada serentak mendatang merupakan hal yang mutlak dilakukan dan tak dapat ditawar.

“Keberhasilan kita untuk keluar dari berbagai risiko akibat pandemi adalah jika kita berhasil menangani permasalahan kesehatan. Karena itu, sekali lagi, kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada harus dilakukan, ditegakkan, dan tidak ada tawar-menawar,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, jakarta, Selasa (8/9).

Presiden Jokowi selalu mengikuti dan memantau situasi di lapangan terkait tahapan awal Pilkada serentak tahun 2020 ini. Menurutnya, masih terdapat banyak pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan para bakal pasangan calon.

Misalnya masih adanya deklarasi bakal pasangan calon Pilkada yang menggelar konser yang dihadiri oleh ribuan dan mengundang kerumunan atau menghadirkan massa dalam jumlah besar.

“Hal seperti ini saya kira harus menjadi perhatian kita. Situasi itu tidak bisa dibiarkan, sekali lagi tidak bisa dibiarkan,” kata Jokowi.

Penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi saat ini mesti dilakukan dengan cara baru yang disertai dengan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan serta kebiasaan-kebiasaan baru dalam rangka melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Untuk itu, Jokowi mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama aktif berperan dalam mengingatkan serta mendisiplinkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Pada kesempatan ini saya minta pada semua pihak, penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu), aparat pemerintah, jajaran keamanan, penegak hukum, TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat dan organisasi untuk aktif bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Untuk diketahui, dalam sidang kabinet paripurna yang digelar Senin (7/9) lalu, Jokowi meminta jajarannya untuk menyikapi dan mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19 dari potensi klaster Pilkada serentak mendatang sekaligus meminta tindakan tegas yang harus diberikan terkait hal tersebut.

“Saya minta, ini Pak Mendagri, urusan yang berkaitan dengan klaster Pilkada ini betul-betul ditegasi. Polri juga berikan ketegasan mengenai ini, aturan main di Pilkada. Karena jelas di PKPU-nya (Peraturan KPU) sudah jelas sekali. Jadi saya kira nanti agar betul-betul ini diberikan peringatan keras,” ujarnya. (hms/pri)

Share :

Baca Juga

Sistem ganjil genap Jakarta. Foto: Istimewa

NASIONAL

Mulai Hari Ini, Pelanggar Ganjil-Genap Ditilang
Ilustrasi pistol. Foto/Pixabay

NASIONAL

3 Orang Tewas Ditembak di Kafe Cengkareng
Sejumlah kamera cctv terpasang di perempatan Jalan Gunung Sahari, Jakarta untuk tilang elektronik (e-TLE). Foto/MI

NASIONAL

10 Polda Luncurkan Sistem Tilang Elektronik Hari Ini
Rapat paripurna DPR RI. Foto: Istimewa

NASIONAL

Paripurna DPR Terima RUU P2 APBN 2019
Petugas mengevakuasi kendaraan minibus yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali, Senin pagi (10/8) lalu. Foto ilustrasi/Radar Cirebon

NASIONAL

Kecelakaan di KM 77 Tol Cipali Akibatkan 10 Orang Meninggal
Perajin tempe. Foto/Antara

EKONOMI

Belum Ada Indikasi Penimbunan Kedelai
Aksi unjuk rasa penolakan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) berlangsung di sejumlah kota pada 20 Oktober 2020. Foto/Antara

NASIONAL

Ramai-ramai Tolak Omnibus Law, dari Jakarta hingga Surabaya
Penanganan pandemi Covid-19 secara global memerlukan kerja sama erat antarnegara. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Lobi PBB Usahakan Seluruh Negara Dapat Vaksin